Pilu! 3 Mahasiswa Dikeroyok Rombongan Pesilat saat Riset Mobil Hemat di Surabaya
Latif Ghufron Aula June 15, 2026 11:12 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Febrianto Ramadani

- Niat melakukan riset mobil hemat energi pada malam hari, tiga mahasiswa di Surabaya justru menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda tak dikenal di Jalan Ketintang Wiyata, Kecamatan Gayungan, Surabaya, Jawa Timur.

Akibat kejadian tersebut, salah satu korban bernama M Adriano mengalami luka-luka di bagian wajah setelah menjadi sasaran penganiayaan secara bersama-sama

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Menurutnya, saat itu para korban sedang menjalankan riset terkait penggunaan mobil hemat energi di jalanan yang relatif sepi agar hasil pengujian lebih optimal.

“Tiba tiba dari arah Jalan Ketintang Madya menuju ke arah Royal Plaza, terdapat rombongan pelaku konvoi, mengendarai sepeda motor,” jelas Kombespol Luthfie, Senin (15/6/2026).

Ia menuturkan, para pelaku telah meneguk minuman keras dan dalam kondisi mabuk saat mengendarai sepeda motor. Puncaknya, ketika rombongan melewati para korban.

“Salah satu mahasiswa menegur dikarenakan sepeda motor salah satu pelaku standarnya diseretkan ke jalan aspal yang akhirnya menimbulkan percikan api,” tuturnya.

“Namun para pelaku tidak terima lalu memutar balik turun dari sepeda motor dan memukul serta menganiaya korban,” imbuh Kombespol Luthfie.

Tidak hanya itu, HP milik korban merk Iphone 11 juga turut raib, pascapengeroyokan tersebut. Korban juga mengalami luka luka di bagian wajah.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan tersangka inisial MR,RA, dan AB. Ironisnya para pelaku ternyata merupakan oknum perguruan silat.

“Kenapa korban riset malam hari, karena riset berkaitan dengan penggunaan mobil hemat energi. Sengaja dilakukan malam hari agar mencari momen atau waktu yang tidak macet. Saat kejadian, tersangka mengaku mabuk, hingga terjadi salah paham,” terangnya.

Dari tangan tersangka polisi menyita barang bukti berupa 2 unit sepeda motor dan sebuah helm. Saat ini para tersangka sudah ditahan di Mapolrestabes Surabaya.

“Ada satu orang tersangka masih melakukan pengejaran. Saya minta untuk yang satu orang segera menyerahkan diri karena akan kami cari terus, sampai dapat,” tandasnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.