TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar doa bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Kegiatan bertajuk “Doa Keselamatan untuk Kabupaten Pasuruan” itu menjadi momentum untuk memanjatkan harapan agar Kabupaten Pasuruan senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan, dan kemajuan.
Acara itu dihadiri Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, Wakil Bupati KH Shobih Asrori, jajaran kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta para ulama dan pengasuh pondok pesantren.
Dalam sambutannya, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengajak seluruh masyarakat menjadikan Tahun Baru Hijriah sebagai momentum memperkuat keimanan.
Selain itu, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.
Menurutnya, pergantian tahun dalam kalender Islam bukan sekadar seremoni tahunan.
Baca juga: Bikin Bangga, Atlet Muda Pasuruan Juara Renang Nasional Asia Aquatics 2026
Ia menyebut, ini pengingat untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat.
“Selamat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT dan Kabupaten Pasuruan menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ujar Mas Rusdi.
Ia menegaskan, semangat hijrah yang diwariskan Rasulullah SAW perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Mulai dari memperbaiki akhlak, meningkatkan kepedulian sosial, hingga memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
Baca juga: Stadion Notohadinegoro Jember Dinilai Belum Layak, Pasuruan United Minta Laga Persak Dipindah
“Mari berhijrah dari sikap yang kurang baik menuju akhlak yang lebih mulia, dari perpecahan menuju persatuan, dari kemalasan menuju produktivitas, serta dari kepentingan pribadi menuju kepedulian terhadap sesama,” katanya.
Mas Rusdi juga mengingatkan, tantangan pembangunan daerah tidak dapat dihadapi secara sendiri-sendiri.
Karena itu, kebersamaan dan gotong royong harus terus menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan Kabupaten Pasuruan yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
“Dengan persatuan, kerja keras, dan doa, insyaallah Kabupaten Pasuruan akan semakin maju, sejahtera, serta tetap berlandaskan nilai-nilai religius dan kearifan lokal,” tambahnya.
Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menyampaikan, Tahun Baru Hijriah merupakan momentum penting untuk melakukan introspeksi dan evaluasi diri.
Menurutnya, peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah mengajarkan arti perubahan menuju kondisi yang lebih baik.
Di sisi lain, juga memperkuat ukhuwah, serta membangun kehidupan yang berlandaskan iman dan ketakwaan.
“Tahun Baru Hijriah hendaknya menjadi sarana muhasabah bagi kita semua. Kita evaluasi perjalanan yang telah dilalui, memperbaiki kekurangan, dan memperkuat tekad untuk meningkatkan kualitas diri, keluarga, maupun masyarakat,” ujarnya.
Doa bersama berlangsung penuh kekhusyukan. Lantunan doa yang dipanjatkan para ulama menjadi harapan bersama agar Kabupaten Pasuruan senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, serta keberkahan dalam setiap langkah pembangunan.