TRIBUNNEWS.COM - Kejutan langsung hadir di Grup H Piala Dunia 2026. Spanyol gagal menang pada laga pembuka setelah ditahan imbang 0-0 oleh debutan Piala Dunia 2026, Tanjung Verde di Atlanta Stadium, Selasa (16/6) dini hari WIB.
Hasil ini jelas di luar prediksi banyak orang. La Furia Roja tampil dominan sepanjang pertandingan dan menggempur pertahanan lawan tanpa henti.
Total 27 tembakan dilepaskan skuad Spanyol, tetapi tak satu pun mampu mengubah papan skor hingga peluit akhir dibunyikan.
Di sisi lain, Tanjung Verde tampil disiplin dan penuh semangat.
Bagi timnas berjuluk Hiu Biru itu, satu poin dari laga pertama Piala Dunia punya makna sangat besar.
Ini adalah penampilan perdana mereka di ajang sepak bola paling bergengsi dunia, dan mereka langsung berhasil mencuri perhatian.
Hasil imbang ini memunculkan dua narasi berbeda. Untuk Spanyol, kegagalan meraih kemenangan membuat status mereka sebagai salah satu kandidat juara mulai dipertanyakan.
Dominasi penguasaan bola dan banyaknya peluang ternyata belum cukup untuk membongkar pertahanan Tanjung Verde.
"Sama Spanyol ini kurang meyakinkan karena banyak dihuni pemain muda. Apalagi enggak ada Madridnya," terang Arizqi Romadhoni (Ketua Juventus Club Indonesia Chapter Banten) dalam opininya di podcast Super Taktik berjudul "Prediksi Grup G-L Piala Dunia 2026, Grupnya Para Calon Juara" di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
"Dan ternyata di atas kertas ternyata malah diunggulkan. Dan kalau untuk disebut sebagai favorit juara, itu berat, mungkin 16 besar baru bisa," sambungnya menambahkan.
Sebaliknya, Tanjung Verde justru mendapat sorotan positif.
Mereka kini dipandang sebagai tim yang berpotensi merusak peta persaingan di Grup H. Jika mampu menjaga konsistensi, bukan tidak mungkin mereka menjadi kuda hitam yang merepotkan tim-tim besar.
Baca juga: Kejutan Hasil Piala Dunia 2026 - Tangis Vozinha Berawal dari Rasa Frustrasinya Spanyol
Setelah laga pertama, Spanyol untuk sementara berada di puncak klasemen Grup H berkat selisih disiplin permainan, disusul Tanjung Verde di posisi kedua.
Sementara itu, Uruguay dan Arab Saudi belum memainkan pertandingan pertama mereka dan dijadwalkan bertanding pada Selasa (16/6) pagi WIB.
Jika salah satu tim menang dalam laga Uruguay kontra Arab Saudi, maka mereka akan langsung mengambil alih posisi puncak klasemen sementara Grup H.
1. Spanyol: 1 poin ( 1 kali main)
2. Tanjung Verde: 1 poin ( 1 kali main)
3. Uruguay: 0 poin (belum bertanding)
4. Arab Saudi: 0 poin (belum bertanding)
Satu poin yang diraih Tanjung Verde menjadi sinyal peringatan bagi Uruguay dan Arab Saudi.
Grup H yang semula diprediksi akan dikuasai Spanyol kini berubah menjadi lebih terbuka dan kompetitif.
Tanjung Verde telah membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Piala Dunia 2026. Dan bagi Spanyol, hasil ini menjadi alarm awal bahwa perjalanan menuju fase gugur tidak akan semudah yang dibayangkan.
(Tribunnews.com/Giri)