JANGAN LEWATKAN SEDETIK PUN DARI PIALA DUNIA
Neymar berpotensi melewatkan seluruh fase grup Piala Dunia karena tim medis Brasil memprioritaskan pemulihan jangka panjangnya. Bintang utama Selecao tersebut sedang berjuang pulih dari cedera otot serius, dengan staf pelatih kini fokus menyiapkannya untuk kembali di babak gugur.
Kehati-hatian tetap menjadi prioritas bagi Selecao
Departemen medis dan staf pelatih tim nasional Brasil telah mencapai kesepakatan terkait keterlibatan Neymar di fase pembuka Piala Dunia: kehati-hatian adalah langkah satu-satunya yang diambil.
Meskipun banyak pihak mendesak agar sang megabintang segera kembali ke susunan pemain utama, sejauh ini tidak ada indikasi bahwa ia akan dipaksakan tampil dalam laga berikutnya melawan Haiti di Philadelphia.
Menurut laporan ESPN, Brasil bertekad untuk menghindari kemunduran yang bisa mengakhiri turnamennya lebih cepat. Neymar belum berlatih di bawah arahan Carlo Ancelotti sejak tiba di Granja Comary pada 27 Mei, dan instruksi dari staf pelatih jelas: jangan biarkan dia kembali ke latihan intensif terlalu dini agar tidak mengalami cedera kambuhan.
Garis waktu pemulihan cedera betis
Saat ini Neymar sedang berupaya pulih dari cedera betis tingkat dua yang ia alami saat bermain untuk Santos pada 17 Mei. Meskipun ia telah meningkatkan intensitas latihan di pusat kebugaran – sebuah tanda positif dari kemajuan pemulihannya – kondisi kebugarannya masih jauh dari ideal, dan ia belum kembali berlatih bersama rekan setimnya di lapangan.
Rencananya, pemain berusia 32 tahun itu akan mulai turun ke lapangan minggu ini untuk latihan individu, namun ia hanya akan diizinkan mengikuti sesi penuh bersama tim setelah tim medis benar-benar yakin ia tidak lagi merasakan nyeri.
Mengingat ia belum bermain dalam pertandingan kompetitif selama lebih dari sebulan, kurangnya ritme permainan menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan ini.
Rencana untuk babak gugur
Secara internal, Brasil kini menyusun jadwal yang menargetkan Neymar siap tampil di babak gugur Piala Dunia. Strategi ini secara efektif menyingkirkan kemungkinan dirinya tampil melawan Haiti dan membuatnya diragukan bisa turun pada laga terakhir fase grup melawan Skotlandia di Miami pada 24 Juni.
Pendekatan konservatif ini hanya akan dipertahankan jika hasil-hasil Selecao di lapangan memungkinkan mereka untuk mengambil keputusan tersebut.
Ancelotti berharap dapat menurunkan pemain terbaiknya, namun ia menolak mengambil risiko terhadap kesehatan Neymar. Pelatih asal Italia itu baru-baru ini menjelaskan alasannya tetap memasukkan sang bintang yang cedera ke dalam skuad, dengan mengatakan: "Neymar bekerja sangat keras untuk pulih secepat mungkin. Ketika kami memanggil Neymar, kami melakukannya bukan hanya karena kualitas teknisnya yang tak terbantahkan, tetapi juga karena pengalamannya dan contoh yang dapat ia berikan bagi para pemain muda di tim."
Evaluasi akhir menanti
Tim medis belum menutup kemungkinan untuk melakukan tes pencitraan baru dalam beberapa hari mendatang guna memastikan apakah perawatan intensif telah benar-benar menyembuhkan otot betisnya. Hasil pemeriksaan ini akan menentukan apakah Neymar dapat mempercepat transisinya kembali ke lapangan atau harus melanjutkan rehabilitasi mandiri di ruang kebugaran.
Pada akhirnya, Brasil sedang menyeimbangkan antara kehati-hatian jangka pendek dan keuntungan jangka panjang. Dengan atau tanpa pencetak gol terbanyak sepanjang masa mereka, Selecao harus memastikan tempat di babak 32 besar, dengan harapan bahwa Neymar yang benar-benar bugar akan siap memimpin perjuangan mereka untuk meraih gelar juara dunia keenam.
Sampai sejauh mana Brasil akan melangkah di Piala Dunia?