TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bengkalis telah mengajukan kebutuhan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Bengkalis beberapa bulan lalu.
Pengajuan kebutuhan dilakukan sesuai dengan permintaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) beberapa bulan lalu.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala BKPP Bengkalis, Djamaluddin, kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (18/6) siang. Menurut dia, kebutuhan pegawai yang diusulkan ini diambil dari jumlah pegawai yang pensiun dalam dua tahun terakhir.
"Usulan kita berdasarkan jumlah kebutuhan pegawai kita yang telah pensiun selama dua tahun belakangan. Yang kita usulkan sekitar tiga ratusan orang," jelas Djamaluddin.
Menurut dia, saat ini usulan tersebut baru untuk kebutuhan CPNS. Karena MenpanRB rencananya akan membuka penerimaan CPNS 2026 ini," tambahnya.
Dari usulan tersebut, yang paling banyak masih dibutuhkan adalah tenaga guru yang mencapai sekitar 90 orang, sisanya adalah tenaga teknis dan medis.
Baca juga: Detik-detik Ustaz Abdul Somad Hadir di Sidang Abdul Wahid, UAS Jadi Saksi Meringankan
Baca juga: Penindakan Truk Tonase Besar Terus Berlanjut, Masuk Kota di Luar Jadwal Langsung Kena Tilang
Menurut dia, pengajuan ini baru untuk kebutuhan CPNS. Sementara untuk PPPK sejauh ini belum ada.
Meskipun sudah melakukan pengusulan kebutuhan. Djamaluddin mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah seluruh usulan kebutuhan ini akan menjadi formasi CPNS pada penerimaan CPNS 2026.
Untuk kewenangan formasi tentunya nanti akan ditetapkan oleh KemenpanRB. Selain itu, terkait kapan pelaksanaan penerimaan akan berlangsung, pihak BKPP Bengkalis juga belum mengetahui; masih menunggu petunjuk dari pusat.
"Memang kita sempat dapat kabar akan dilakukan pembukaan penerimaan CPNS 2026. Namun, baru sebatas itu; belum ada rapat lanjutan terkait teknis dan pelaksanaan penerimaannya.
"Belum ada kepastian kapan formasi CPNS 2026 akan keluar. Kemarin, dua bulan lalu, hanya usulan kebutuhan Bengkalis. Rencana penerimaan ini memang sudah ada sejak awal kemarin. Dengan kondisi saat ini, kita belum tahu pelaksanaannya; menunggu informasi dari pemerintah pusat, tandasnya.(Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)