TRIBUNWOW.COM - Arab Saudi langsung mendapat ujian berat di laga perdana Piala Dunia 2026.
Tak main-main, Arab Saudi bertemu dengan tim kuat, Uruguay di match day perdana babak penyisihan grup H Piala Dunia 2026.
Dilansir TribunWow.com, duel Arab Saudi kontra Uruguay digelar di Miamu Stadium, Selasa, 16 Juni 2026 pukul 05.00 WIB.
Arab Saudi menurunkan skuad terbaik demi meraih hasil positif atas Uruguay sekaligus di laga perdana.
Sementara itu, Uruguay juga menurunkan pemain pilihannya demi meraih tiga poin atas Arab Saudi.
Baca juga: Hasil Akhir Laga Belgia Vs Mesir: Kado Masam Salah, Lukaku Jadi Jimat hingga Gol Bunuh Diri
Baca juga: Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini, Selasa 16 Juni 2026: Belgia Vs Mesir, Arab Saudi Vs Uruguay
Pemain-pemain yang diturunkan Arab Saudi di antaranya ialah Abdulelah Al-Amri, Moteb Al-Harbi, Salem Al-Dawsari, Mohamed Kanno.
Sementara itu, pemain-pemain yang diturunkan Uruguay ialah Darwin Nunez, Rodrigo Bentancur, Mathias Olivera hingga bintang Manchester United, Manuel Ugarte dan pilar Real Madrid, Federico Valverde.
Menarik dinantikan apakah Arab Saudi mampu membuat kejutan dengan mengalahkan Uruguay.
Susunan Pemain Arab Saudi Vs Uruguay
Arab Saudi
Starter: Mohammed Al-Owais, Moteb Al-Harbi, Abdulelah Al-Amri, Hassan Altambakti, Saud Abdulhamid, Salem Al-Dawsari (C), Abdullah Al-Khaibari, Mohamed Kanno, Mohammed Abu Al-Shamat, Firas Al-Buraikan, dan Musab Al Juwayr
Cadangan: Ahmed Al-Kassar, Nawaf Al-Aqidi, Ali Lajami, Jehad Thakri, Hassan Kadesh, Ali Majrashi, Nawaf Boushal, Nasser Al-Dawsari, Ziyad Aljohani, Ayman Yahya, Ala'a Al-Hejji, Saleh Al-Shehri, Khalid Al-Ghannam, Abdullah Al-Hamdan, dan Sultan Mandash.
Uruguay
Starter: Fernando Muslera, Guillermo Varela, Sebastian Caceres, Mathias Olivera, Matias Vina, Federico Valverde (C), Manuel Ugarte, Rodrigo Bentancur, Maximiliano Araujo, Darwin Nunez, dan Federico Vinas
Cadangan: Santiago Mele, Sergio Rochet, Jose Maria Gimenez, Juan Sanabria, Santiago Bueno, Joaquin Piquerez, Brian Rodriguez, Facundo Pellistri, Emiliano Martinez, Agustin Canobbio, Nicolas de la Cruz, Rodrigo Zalazar, dan Rodrigo Aguirre.
Satu di antara pemilik UMKM jersey di Solo bernama NS Jersey yakni Nofi Setiawan, memberikan prediksinya terkait dengan juara dan runner up grup A.
Sebelum berikan prediksinya, Nofi Setiawan menceritakan tentang kisahnya merintis usaha jersey.
Di mana, usaha jersey yang dilakukannya sudah dirintis sejak duduk dibangku SMA.
"Latar belakang usaha ini karena dulu saya sekolah jurusan Pemasaran. Kan ada ujian-ujian praktik, jadi saya memilih untuk menguji bisnis ini dulu waktu sekolah. Kebetulan juga hobi, terus langsung mulai jualan dikit-dikit setelah lulus kuliah sampai sekarang."
"Alhamdulillah sudah menjadi lumayan banyak seperti sekarang. Untuk yang dijual ini ada jersey dewasa dua versi: ada yang biasa (stadium) sama yang player issue. Terus kemudian untuk celana kolor juga ada dan jersey anak-anak juga ada. Nah, mungkin itu prakata dari saya, Mas, mengenai pendirian usahanya," jelas Nofi Setiawan kepada TribunWow.com pada Rabu (10/6/2026).
Mulai ditekuninya usaha tersebut oleh Nofi pasca musibah Covid-19 melanda Indonesia.
"Ya, kalau dirunut sudah lama, mungkin sekitaran tahun 2020 itu masih kayak cuma hobi. Senang asal dapat uang, belum terpikir untuk serius. Tapi setelah ketika ada musibah Covid-Corona itu sampai sekarang, baru kepikiran serius untuk mengurusi bidang ini jadi ditambah semakin banyak sampai saat ini," lanjutnya menceritakan perjuangan awalnya.
Terkait dengan event akbar Piala Dunia 2026 dan animo masyarakat beli jersey, Nofi mengatakan, hal itu bisa dirasakan setelah babak penyisihan grup usai.
"Nah, itu kan mungkin bisa dikatakan menunggu setelah babak penyisihan grup," ujarnya.
Untuk jersey yang paling laku dan banyak dicari menurut Nofi yakni negara Eropa, terutama Jerman dan Prancis.
Selain Jerman dan Prancis, dua negara adidaya di sepak bola asal Amerika Latin, Brasil dan Argentina pun juga banyak diminati.
"Paling laku dan paling dominan tuh sudah pasti kalau Eropa itu ada Jerman sama Prancis. Portugal tuh nomor sekian, karena kalau yang suka Portugal tuh satu faktornya yaitu Ronaldo. Terus yang lainnya tuh paling dominan Argentina dan Brasil, cuma itu. Inggris juga enggak terlalu hype sih, Inggris sama Belanda juga.
Sedangkan untuk jersey Belanda justru banyak dikirim ke Indonesia Timur.
"Kalau Belanda itu seringnya dikirim ke daerah Indonesia Timur, karena di sana kebanyakan keturunan dari Belanda, jadi sering banyak kirim ke sana kalau jersey Belanda," ungkap Nofi.
Lebih lanjut, pria asli Mojosongo, Solo itu berujar jika para pelanggannya itu banyak cari jersey karena 3 dasar.
"Iya, kadang itu dibagi menjadi tiga bagian kalau dari pengalaman saya. Yang pertama dari desain, yang kedua itu sesuai fans-nya dia (ngefans siapa: Ronaldo, Mbappe, atau Messi, itu mengikuti negaranya pasti). Terus yang ketiga, mungkin sesuai budget-nya," jelas Nofi.
Sejak berkecimpung di dunia jual beli jersey bola, menurut Nofi, dirinya terkesan ketika barang yang design lama bisa ikut terjual jika tim yang difavoritkan di Piala Dunia 2026 mampu melaju hingga jauh.
"Buat saya yang paling berkesan itu ketika masih punya stok barang, terus timnya itu bisa melaju sampai jauh. Semisal, saya masih punya Argentina nih kayak 2022 kemarin. Terus ketika dia sampai semifinal, begitu banyak yang mencari. Ya Alhamdulillah masih bisa laju, dan harganya itu juga otomatis mengikuti naik." ungkapnya.
Untuk distribusi barang yang terjauhs sejauh ini pernah dilakukan Nofi saat kirim jersey ke Papua dan Maluku.
Biasanya, pengiriman ke Papua dan Maluku dilakukan sekalian dengan jumlah banyak.
Terbanyak pernah sekali kirim mencapai 12 pcs.
Di mana, orang Maluku dan Papua cari orang yang juga beli jersey agar ongkirnya lebih ringan.
"Terus untuk distribusinya, saya punya pelanggan tuh sampai ke Papua sama ke Maluku. Ya karena yang saya kirim itu bukan ke penjual lagi (karena mereka dipakai sendiri), ya mungkin paling banyak cuma 12 pcs. Mereka kumpulin teman-temannya di sana biar ongkir ringan," bebernya.
(TribunWow.com)