BANJARMASINPOST.CO.ID - Tak terima diputus cinta, seorang pemuda menembak mantan kekasihnya pakai senapan angin di bagian kepala.
Peristiwa ini menimpa seorang mahasiswi berinisial LA (20) di Perumahan Graha Indah, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Sementara, pelakunya berinisial MZF (22). MZF nekat menembak korban lantaran sakit hati.
Ia tak terima hubungan asmaranya diputus sepihak.
Hal ini diungkapkan oleh Kapolsek Samarinda Ulu AKP Asriadi melalui Panit 1 Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Ipda Erry Irawan.
Dari hasil pengakuan pelaku saat diperiksa polisi, ternyata korban meminta menyudahi hubungan mereka dengan alasan korban ingin fokus pada perkuliahan.
Baca juga: TERPOPULER KALSEL- Demo Mahasiswa di DPRD Kalsel dan Bocah Terkunci Dalam Mobil
Namun, pelaku menolak dan merasa sakit hati dengan perkataan korban.
Motifnya karena pelaku sakit hati. Mereka sempat ada hubungan pacaran, lalu si perempuan minta putus karena ingin fokus kuliah.
"Laki-lakinya tidak mau, ditambah ada kata-kata dari korban yang dinilai menyakitkan hati pelaku. Jadi memang ada unsur kesengajaan akibat sakit hati tersebut," ujarnya.
Ipda Erry menjelaskan bahwa saat melancarkan aksinya pada Jumat 12 Juni 2026 malam atau sekitar pukul 22.25 Wita, pelaku sudah mengintai di sekitar rumah korban.
Kondisi geografis perumahan yang berbukit dimanfaatkan pelaku untuk bersembunyi di semak-semak.
"Posisi pelaku tepat di depan rumah korban. Di sana ada semak-semak yang agak tinggi dan posisinya agak sedikit berbukit. Di situlah dia menunggu," jelasnya.
Ironisnya, senjata yang digunakan pelaku untuk melukai korban bukanlah miliknya sendiri.
MZF sengaja meminjam senapan angin milik rekannya dengan dalih ingin pergi berburu hewan.
Namun, senjata tersebut justru disalahgunakan untuk menganiaya mantan kekasihnya.
Diketahui, baik pelaku maupun korban merupakan warga Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Meski sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi bersimbah darah di bagian kepala belakang, kondisi LA saat ini dilaporkan sudah berangsur pulih.
"Untuk kondisi korban sendiri saat ini sudah pulih. Beruntung pelurunya tidak bersarang (di kepala), cuma meleset atau tidak sampai menembus (tulang tengkorak)," ujarnya.
Atas tindakan nekatnya tersebut, MZF kini harus mendekam di sel tahanan Polsek Samarinda Ulu.
Polisi bakal menjerat pemuda asal Tenggarong Seberang ini dengan pasal berlapis terkait penganiayaan berat.
Untuk pasalnya, pelaku dikenakan Pasal 466 Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP (Baru).
Sebelumnya, peristiwa mencekam ini terjadi saat korban baru saja pulang kuliah dan hendak memarkirkan sepeda motornya di halaman rumah.
Tiba-tiba terdengar letusan keras yang membuat korban langsung tersungkur memegangi kepalanya yang terluka.
Ayah korban, Suryanto (56), langsung melaporkan kejadian tersebut malam itu juga.
Bergerak cepat, Unit Reskrim Polsek Samarinda Ulu bersama Tim Jatanras Polresta Samarinda langsung melakukan olah TKP dan memeriksa rekaman CCTV.
Hanya berselang beberapa jam, tepatnya pada Sabtu 13 Juni 2026 dini hari pukul 02.00 Wita, petugas gabungan berhasil membekuk MZF tanpa perlawanan di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Ditinggal kekasih memang bukan hal yang mudah. Perasaan sedih, galau, kecewa, bahkan hampa bisa datang silih berganti.
Apalagi jika kamu sudah terbiasa menjalani hari-hari bersama, kehilangan tersebut terasa seperti kehilangan bagian dari diri sendiri. Wajar jika kamu merasa bingung dan tidak tahu harus berbuat apa.
Namun, larut terlalu lama dalam kesedihan justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan mental maupun fisik. Untuk itu, penting bagi kamu untuk perlahan-lahan bangkit dan mulai memulihkan diri.
Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan agar bisa merasa lebih baik dan menjalani hari dengan lebih ringan. Yuk, simak 9 cara ampuh untuk mengatasi rasa sedih dan galau setelah ditinggal kekasih.
Ditinggal kekasih memang dapat menyisakan luka yang teramat dalam apalagi bila sudah terbiasa bersama. Ketika hal itu terjadi, wajar bila kamu merasa galau, sedih, sakit hati, kecewa, dan tak tahu harus berbuat apa.
Namun, jika patah hati dibiarkan terus berlarut, maka lama-kelamaan hidup pun akan terasa semakin kacau. Jadi, tentu saja kamu harus mengatasinya dengan tepat.
Berikut cara ampuh mengatasi rasa sedih dan galau akibat ditinggal kekasih yang bisa dicoba:
1. Tenangkan diri
Ditinggal kekasih tentu saja membuatmu merasa shock dan sedih. Akan tetapi, jangan terus meneror mantan karena hal tersebut bisa memperburuk hubungan dengannya.
Selain itu, kamu juga akan terus diliputi oleh emosi yang negatif. Jadi, tenangkan diri dan beristirahatlah sejenak agar dapat fokus pada pemulihan diri sendiri.
2. Mencari tantangan dan pengalaman baru
Jika sebelumnya kamu tidak pernah mencoba suatu hal yang baru, maka ini saatnya untuk mencoba.
Mencari tantangan dan pengalaman baru dapat menjadi langkah yang produktif untuk memulihkan diri dan membuat kamu merasa lebih bahagia.
Namun, pastikan itu merupakan hal yang positif sehingga potensi dalam diri pun bisa tergali. Kamu juga dapat mencoba berkenalan dengan orang-orang baru.
3. Rutin berolahraga
Perpisahan bisa menimbulkan kesedihan yang sulit dikendalikan hingga menyebabkan stres. Dalam mengalihkan perasaan tersebut, cobalah untuk rutin berolahraga.
Bukti menunjukkan bahwa latihan fisik dapat membantu mengatasi masalah suasana hati, masalah tidur, dan sulit konsentrasi. Ini menjadi salah satu langkah yang baik untuk pemulihan diri karena dapat menyehatkan tubuh pula.
4. Mencoba tersenyum
Merasa sedih merupakan respons alami terhadap perpisahan dan akan menurun seiring waktu. Namun jika ingin meningkatkan kebahagiaan, cobalah untuk tersenyum.
Mencoba tersenyum dapat mengirimkan sinyal ke otak bahwa kamu merasa bahagia. Hal tersebut tentu dapat meningkatkan suasana hati sehingga merasa lebih baik.
5. Melakukan hal yang disenangi
Setelah ditinggal kekasih, kamu mungkin lebih banyak memiliki waktu luang daripada sebelumnya.
Cobalah gunakan waktu tersebut untuk melakukan hal yang kamu senangi, seperti membaca buku, berkebun, merajut, menonton film atau berlibur. Ini dapat membantu mengatasi kegalauan yang kamu rasakan.
6. Jangan merenungi kesedihan dan rasa kehilangan
Terus merenungi kesedihan dan kehilangan hanya akan membuat kamu terjebak dalam emosi yang negatif. Tentu saja hal tersebut tidak baik untuk kesehatan mental.
Ketika kamu tidak dapat berhenti memikirkan mantan, alihkanlah perhatian dengan berjalan-jalan ke luar rumah, mengunjungi teman atau beres-beres.
7. Hindari mendengarkan lagu-lagu cinta atau menonton drama romantis
Ketika mendengarkan lagu cinta atau menonton drama romantis, kamu mungkin akan terbawa perasaan karena teringat kenangan-kenangan bersamanya. Kesedihan pun semakin terasa bahkan air mata tak terbendung lagi.
Dalam kondisi ini, sebaiknya hindari dulu mendengarkan lagu-lagu cinta atau menonton drama romantis. Cobalah menonton pertunjukan komedi atau mendengarkan lagu ceria karena dapat membantu mengalihkan emosi negatif dalam diri.
8. Batasi bermain media sosial
Kamu mungkin ingin mencurahkan isi hati di media sosial saat ditinggal kekasih. Akan tetapi, ingatlah bahwa media sosial bukan tempat yang tepat untuk menyuarakan perasaan atau kesedihan terhadap mantan. Sebaiknya, berbagilah dengan orang yang kamu percayai saja.
Di samping itu, banyak bermain media sosial setelah putus cinta juga dapat meningkatkan rasa sedih dan galau. Sebab suasana hati akan kian memburuk ketika melihat foto mantan atau pasangan yang terlihat sempurna.
9. Mendekatkan diri pada Tuhan
Ketika merasa sangat sedih, kecewa, maupun galau dan tak menemukan solusi apa pun, dekatkanlah diri pada Tuhan.
Banyak beribadah dan mengingat Tuhan dapat membuat hati terasa lebih damai. Kamu juga akan lebih merasa ikhlas setelah ditinggal kekasih.
Meski mungkin sulit untuk bangkit setelah mengalami perpisahan, namun percayalah bahwa kamu bisa melewatinya.
Dengan melakukan cara-cara tersebut, maka seiring berjalannya waktu kesedihan dan kegalauan diri pun akan menghilang. Meski dunia serasa jungkir-balik ketika ditinggal kekasih, namun kamu tetap harus bangkit dan melanjutkan kehidupan.
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunkaltim.co)