Jadwal Mati Lampu Melak Kutai Barat 16 Juni 2026, Sekolaq Joleq hingga Jalan Hasanudin Terdampak
Heriani AM June 16, 2026 10:19 AM

 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Samarinda mengumumkan adanya penghentian aliran listrik sementara di sejumlah wilayah Kecamatan Melak, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, pada Selasa (16/6/2026). 

Pemadaman tersebut dilakukan sebagai bagian dari pekerjaan pemeliharaan jaringan distribusi guna menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan.

Berdasarkan informasi yang disampaikan PLN, penghentian aliran listrik dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WITA.

Baca juga: POPULER KALTIM: Jadwal Mati Lampu di Samarinda, Mantan Bupati Kukar Rita Widyasari Pulang Kampung

Meski demikian, waktu pelaksanaan dapat berubah menyesuaikan kondisi pekerjaan di lapangan.

Apabila proses pemeliharaan selesai lebih cepat dari jadwal yang ditentukan, maka aliran listrik akan kembali dinormalkan lebih awal.

Adapun wilayah yang terdampak pemadaman sementara meliputi kawasan Sekolaq Joleq, Sumber Bangun, sebagian wilayah Sumber Sari, serta Jalan Hasanudin.

Pelaksanaan pekerjaan tersebut berada di bawah tanggung jawab PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Melak.

Dalam keterangannya, PLN menyebutkan bahwa pekerjaan yang dilakukan berupa pemeliharaan jaringan distribusi 20 kilovolt (kV).

Jaringan distribusi merupakan sistem yang berfungsi menyalurkan tenaga listrik dari gardu induk menuju pelanggan.

Sementara itu, satuan kilovolt atau kV merujuk pada tegangan listrik, dengan 20 kV merupakan standar tegangan menengah yang umum digunakan dalam sistem distribusi di Indonesia.

Baca juga: Jadwal Mati Lampu Samarinda Sabtu 13 Juni 2026, Cek Daftar Jalan yang Terdampak Pemadaman PLN

Pemeliharaan jaringan distribusi dilakukan secara berkala untuk memastikan sistem kelistrikan tetap andal dan aman.

Langkah tersebut juga bertujuan meminimalkan risiko gangguan yang dapat menyebabkan pemadaman tidak terencana atau kerusakan pada infrastruktur kelistrikan.

UP3 atau Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan merupakan unit kerja PLN yang bertugas mengelola pelayanan pelanggan dan operasional jaringan di wilayah tertentu.

Sementara ULP atau Unit Layanan Pelanggan merupakan kantor layanan yang berada di tingkat lebih dekat dengan masyarakat dan menangani berbagai kebutuhan pelanggan, termasuk pengaduan serta layanan teknis.

PLN mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak agar dapat melakukan persiapan sejak dini, terutama bagi pelanggan yang memiliki aktivitas yang bergantung pada pasokan listrik.

Masyarakat juga disarankan untuk mengisi daya perangkat elektronik dan menyesuaikan jadwal kegiatan selama proses pemeliharaan berlangsung.

Baca juga: Mahakam Ulu Sering Mati Lampu Mendadak, Bisa 4 Kali Padam dalam Sehari

Bagi pelanggan yang menggunakan generator set (genset) sebagai sumber listrik cadangan, PLN mengingatkan agar instalasi genset dipisahkan dari jaringan PLN.

Langkah tersebut penting dilakukan untuk menjaga keselamatan dan mencegah terjadinya gangguan yang dapat membahayakan petugas maupun pelanggan.

Selain itu, PLN menegaskan bahwa pekerjaan pemeliharaan yang dilakukan akan berdampak pada penghentian sementara aliran listrik di wilayah yang telah diumumkan.

Pemadaman ini bersifat sementara dan merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan kelistrikan kepada masyarakat.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut maupun ingin menyampaikan pengaduan dapat menghubungi Contact Center PLN 123.

Pelanggan juga dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile yang tersedia di perangkat Android maupun iOS untuk memperoleh informasi layanan, melaporkan gangguan, hingga memantau berbagai kebutuhan terkait kelistrikan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.