Akhirnya Terungkap Sosok Peks Tikang-tikang Ngamuk di Mantos Manado, Kapolres: Diduga Alami Gangguan
Indry Panigoro June 16, 2026 11:22 AM

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Polisi akhirnya mengungkap perkembangan terbaru terkait seorang peks tikang-tikang yang membuat heboh pengunjung Manado Town Square (Mantos), Manado, Sulawesi Utara (Sulut) Senin (15/6/2026), karena membawa senjata tajam (sajam).

Di Sulawesi Utara, khususnya di Manado, "peks tikang-tikang" merupakan istilah slang atau julukan nonformal untuk orang yang sering membawa atau memamerkan senjata tajam (sajam), terutama di tempat umum dan dalam konteks tindakan yang meresahkan masyarakat.

Pria tersebut kini telah diamankan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Manado.

Dari hasil pemeriksaan awal, aparat menduga yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan.

Pantauan Tribunmanado.co.id pada Senin malam menunjukkan pria itu memperlihatkan perilaku yang tidak biasa.

Saat dimintai keterangan oleh petugas, jawabannya kerap tidak nyambung dan sulit dipahami.

Ia terlihat duduk di lantai tanpa mengenakan baju, hanya memakai celana jeans pendek berwarna hitam.

Dengan kulit sawo matang, rambut keriting, serta tatapan mata yang kosong, pria tersebut tampak berada dalam kondisi tidak stabil.

Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid mengatakan, indikasi gangguan kejiwaan muncul dari hasil pemeriksaan sementara terhadap pria tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan awal, yang bersangkutan berbicara tidak terarah dan diduga mengalami gangguan kejiwaan," ujar Kapolresta Manado.

Meski demikian, polisi masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan kondisi serta latar belakang pria tersebut.

"Masih kami dalami," kata Irham.

Untuk penanganan lebih lanjut, Polresta Manado telah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado serta Dinas Sosial.

Rencananya, pria tersebut akan menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V.L. Ratumbuysang, Kalasey.

Kapolresta menegaskan, langkah hukum tetap dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis.

Diketahui kantor Polresta Manado berada di jalan Pierre Tendean. 

Masih di lokasi Pasar 45.

Kantor tersebut hanya berjarak beberapa meter dari Jembatan Sukarno. 

Dari Bandara Sam Ratulangi berjarak sekitar 9 kilometer. 

PELAKU - Foto pelaku yang mengamuk di Mantos saat diperiksa di ruang SPKT kantor Polresta Manado, Senin (15/6/2026). Pelaku diduga adalah ODGJ, pria tersebut menunjukkan perilaku yang tidak waras, ditanyai aparat, jawabannya ngelantur, alias tak terarah.
PELAKU - Foto pelaku yang mengamuk di Mantos saat diperiksa di ruang SPKT kantor Polresta Manado, Senin (15/6/2026). Pelaku diduga adalah ODGJ, pria tersebut menunjukkan perilaku yang tidak waras, ditanyai aparat, jawabannya ngelantur, alias tak terarah. (Polresta Manado)

Sebelumnya, Tim URC Resmob Polresta Manado bersama Tim URC Resmob Polda Sulawesi Utara (Sulut) berhasil mengamankan seorang pria yang membawa senjata tajam dan membuat resah masyarakat di kawasan Manado Town Square (Mantos), Senin (15/6/2026) sekitar pukul 17.45 Wita.

Pria tersebut diketahui berinisial MS (32).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, saat kejadian MS terlihat berlari tanpa mengenakan baju sambil membawa dua bilah senjata tajam jenis pisau dapur di tangan kiri dan kanannya.

Aksinya tersebut diketahui oleh personel Patroli Rayon Polda Sulut yang langsung melakukan pengejaran ke area Mantos.

Tim URC Resmob Polresta Manado yang tiba di lokasi berupaya melakukan negosiasi secara persuasif, namun tidak diindahkan oleh yang bersangkutan. 

Pelaku terus mengacungkan senjata tajam sehingga menimbulkan kepanikan di antara para pengunjung pusat perbelanjaan tersebut dan berkat respons cepat kepolisian, pelaku akhirnya berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa. 

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa dua bilah pisau dapur yang digunakan saat kejadian. 

Usai si pria diamankan, situasi di Mantos, kembali berangsur normal pasca penangkapan seorang pria yang diduga membawa senjata tajam dan sempat memicu kepanikan pengunjung, Senin (15/6/2026).

Pantauan Tribun Manado di lokasi menunjukkan aktivitas pusat perbelanjaan tersebut telah kembali berjalan seperti biasa. 

Sejumlah toko pakaian yang sebelumnya sempat menutup operasional kini telah kembali melayani pengunjung.

Begitu pula dengan restoran dan gerai makanan yang berada di kawasan Manado Town Square.

Pengunjung terlihat mulai berdatangan untuk berbelanja maupun menikmati berbagai kuliner.

Di tengah kondisi yang mulai kondusif, Pendeta Ronny yang ditemui di Manado Town Square mengaku bersyukur karena situasi telah terkendali dan aktivitas masyarakat kembali normal.

"Puji Tuhan, kondisi sudah aman dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Kita patut mengapresiasi aparat keamanan yang bergerak cepat sehingga situasi dapat segera dikendalikan," ujar Pendeta Ronny saat ditemui di Mantos.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

"Mari kita tetap menjaga suasana yang damai, tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, dan mempercayakan penanganan sepenuhnya kepada pihak berwenang," katanya.

Hingga malam hari, suasana di Manado Town Square terpantau aman dan kondusif. 

Aktivitas perdagangan serta layanan restoran berjalan normal dengan pengunjung yang mulai kembali memadati sejumlah area pusat perbelanjaan tersebut. (Art) 

 


Pelaku yang mengamuk di Mantos tengah diperiksa di ruang SPKT kantor Polresta Manado, Senin (15/6/2026). Sumber foto Polresta Manado

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.