PROHABA.CO - Seorang pelajar di Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, menusuk guru sekolah dasar (SD) bernama Sri Khodijah (47), saat kepergok mencuri.
Polisi memastikan telah mengantongi identitas pelaku penusukan yang menyebabkan tewasnya Sri Khodijah, seorang guru sekolah dasar berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan.
Meski identitas pelaku telah diketahui, hingga kini aparat kepolisian masih melakukan pengejaran karena pelaku diduga melarikan diri setelah kejadian.
Pelaku diketahui merupakan seorang pelajar berusia 16 tahun.
Kapolsek Buay Pemaca, Ipda Redi Saputra, mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi pelaku berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan serta keterangan sejumlah saksi yang telah diperiksa.
Namun hingga kini pelaku belum berhasil diamankan karena diduga telah melarikan diri bersama kedua orang tuanya.
"Identitas pelaku sudah kami kantongi.
Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penusukan tersebut," ujar Redi, Minggu (14/6/2026).
Baca juga: Pria 62 Tahun Tewas Ditusuk Adik Ipar di Banjarmasin, Polisi Buru Pelaku
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga merupakan pelaku pencurian yang kepergok korban saat berada di dalam rumah Sri Khodijah.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di kompleks perumahan guru SMP Negeri 4 Buay Pemaca.
Saat kejadian, korban baru saja pulang ke rumah.
Namun setibanya di kediamannya, Sri Khodijah mendapati seseorang yang diduga sedang melakukan aksi pencurian di dalam rumah.
Diduga panik karena aksinya diketahui pemilik rumah, pelaku kemudian mengambil sebilah pisau dapur dan menyerang korban.
Korban mengalami luka tusuk serius di bagian perut akibat serangan tersebut.
Meski mengalami luka berat, Sri Khodijah masih sempat keluar rumah untuk meminta pertolongan warga sekitar.
Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian segera membawa korban ke RSUD Muaradua untuk mendapatkan penanganan medis.
Karena kondisi korban cukup kritis, tim medis kemudian merujuk Sri Khodijah ke salah satu rumah sakit di Palembang guna menjalani perawatan lebih lanjut.
Namun setelah beberapa hari menjalani perawatan intensif, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (11/6/2026).
Baca juga: Pria Tewas Ditusuk di Kepala Usai Cekcok di Diskotek Palembang, Polisi Buru Pelaku
Menindaklanjuti laporan keluarga korban, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti.
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sebilah pisau dapur sepanjang sekitar 35 sentimeter yang diduga digunakan pelaku saat melakukan penusukan terhadap korban.
Penyelidikan yang dilakukan polisi kemudian mengarah kepada seorang pelajar SMP yang berdomisili di wilayah Buay Pemaca.
Aparat sempat mendatangi rumah pelaku untuk melakukan pencarian, namun yang bersangkutan sudah tidak berada di lokasi.
"Rumah pelaku sudah kami datangi, namun yang bersangkutan dan orang tuanya sudah tidak ada.
Saat ini kami terus melakukan pengejaran," kata Redi.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pencarian terhadap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Polisi memastikan proses penyelidikan dan pengejaran terus dilakukan guna mengungkap secara tuntas kasus yang bermula dari dugaan pencurian dan berujung pada meninggalnya seorang guru PPPK tersebut.
Baca juga: Tak Hanya Susu, Ini 5 Buah yang Dapat Membantu Menjaga Kesehatan Tulang
Baca juga: Tragedi Pemerkosaan di Aceh Timur, Gadis 18 Tahun Dirudapaksa Enam Pria
Baca juga: Suhu Capai 42 Derajat Celcius, Jemaah Haji Aceh Tur ke 4 Lokasi Situs Bersejarah Madinah