Kebakaran Kandang di Kudus, 23 Ekor Kambing Tewas Terpanggang
muslimah June 16, 2026 11:55 AM

Kebakaran Kandang di Kudus, 23 Ekor Kambing Tewas Terpanggang

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Kandang kambing milik Lisanto (66) warga Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus hangus terbakar, Selasa (16/6/2026).

Akibat kejadian ini, seluruh isi kandang termasuk 23 ekor kambing milik Lisanto tewas terpanggang.

Kandang yang berlokasi di area persawahan di Gang 13 RT 1 RW 3 Desa Undaan Lor tersebut diperkirakan terbakar sejak habis subuh.

Anak Lisanto, Lutfi Azhar, mengetahui kandang kambing milik ayahnya terbakar saat diberi tahu oleh tetangganya

Baca juga: Fakta Sadis Pembunuhan 2 Wanita Pakai Palu di Banyumas, Pelaku Masih Sempat Foto Para Korban

“Ada tetangga dari Gang 12 datang mengabari ke rumah kalau kandang kambing bapak saya terbakar,” kata Lutfi saat ditemui di lokasi kebakaran.

Lutfi yang mendapat kabar tersebut pun langsung menuju kandang milik ayahnya. Api sudah menghanguskan kandang. Termasuk 23 ekor kambing yang ada di dalamnya tewas terpanggang.

“Saya ke sini kandang sudah terbakar, kambing sudah meninggal semua. Saat itu masih ada apinya, saya bersama warga sekitar berusaha memadamkan api,” kata Lutfi.

Sedianya di kandang milik Lisanto terdapat 24 ekor kambing jenis gembel. Saat peristiwa kebakaran, 23 ekor kambing yang terpanggang.

Ada satu ekor kambing yang selamat dari kebakaran karena berhasil lari.

“Satu kambing kabur, kondisi tubuhnya juga terbakar. Ini kambingnya masih hidup,” kata Lutfi.

Kebakaran yang menimpa kandang kambing ini ditengarai karena adanya pembakaran bediang.

Bediang ini merupakan pembakaran jerami atau daun untuk menghasilkan asap agar kambing di kandang tidak diserbu nyamuk.

“Dugaan kebakaran karena dari bediang untuk mengurangi nyamuk, kalau malam nyamuk kan banyak. Kurang waspada lah,” kata Lutfi.

Api dari bediang itu pun akhirnya merembet membakar kandang yang terbuat dari bambu dan beratap seng. Material kandang yang terbuat dari bahan mudah terbakar, membuat kebakaran terjadi begitu cepat.

Hingga warga tidak bisa menyelamatkan kambing yang ada di dalam kandang.

“Untuk kerugian ditaksir paling mencapai sekitar Rp 30 juta,” kata Lutfi.(Goz)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.