Sosok Herry Tarmizi, Pelaku Pembacokan Lansia di Palembang Ditangkap, Pernah Dirawat di RS Jiwa
Weni Wahyuny June 16, 2026 11:32 AM

TRIBUNSUMSEL.COM - Sosok Herry Tarmizi (49), ditangkap pihak kepolisian setelah terlibat dalam duel maut yang menewaskan seorang lanjut usia (lansia) di Kota Palembang. 

Suharno Taryak (72),warga asal Lorong Karang Kuang, Kelurahan 10 Ilir, Kecamatan IT III, Palembang tewas dalam insiden pembacokan brutal yang terjadi pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Diketahui, Pelaku juga merupakan warga Lorong Karang Kuang, Kelurahan 10 Ilir, Kecamatan IT III.

Pelarian Herry akhirnya kandas di tangan jajaran Polsek SU II Palembang hanya berselang dua jam setelah peristiwa berdarah itu menggegerkan warga.

Baca juga: Sosok Suharno Taryak, Pria Lansia di Palembang Tewas Dibacok Gegara Pelaku Tak Terima Ditegur

PEMBACOKAN : Peristiwa berdarah kembali terjadi di kota Palembang. Kali ini korbannya yakni Suharno Taryak (72), warga Lorong Karang Kuang Kelurahan 10 Ilir Kecamatan IT III, Palembang harus meregang nyawa setelah menjadi korban pembacokan, Senin (15/6/2026), sekitar pukul 17.00
PEMBACOKAN : Peristiwa berdarah kembali terjadi di kota Palembang. Kali ini korbannya yakni Suharno Taryak (72), warga Lorong Karang Kuang Kelurahan 10 Ilir Kecamatan IT III, Palembang harus meregang nyawa setelah menjadi korban pembacokan, Senin (15/6/2026), sekitar pukul 17.00 (Sripoku.com/andyka wijaya)

Pelaku diringkus tanpa perlawanan di Rumah Sakit Siti Fatimah Palembang saat sedang dibawa oleh pihak keluarganya untuk mengobati luka bacok yang dideritanya sendiri akibat duel tersebut.

Setelah diperiksa, Herry Tarmizi diketahui merupakan mantan pasien yang memiliki riwayat perawatan medis kejiwaan di RS Ernaldi Bahar dan Klinik Insani.

Riwayat gangguan jiwa ini menjadi salah satu fokus perhatian tim penyidik dalam melakukan pemeriksaan guna mendalami kondisi kejiwaan pelaku saat melakukan tindakan pidana.

Ia gelap mata hingga menyerang korban menggunakan senjata tajam di Jalan Batu II, Lorong Manggis, Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan SU II, Palembang.

Tidak Terima Ditegur

Dian, anak kandung korban yang saat itu menemani sang ayah di lokasi kejadian menjadi saksi detik-detik terakhir saat sang ayah dianiaya hingga bersimbah darah.

Peristiwa bermula ketika Herry mendatangi lokasi kejadian di Lorong Manggis secara tiba-tiba.

Kehadiran Herry di lokasi tersebut kemudian ditegur oleh korban yang sudah berusia senja. 
Tidak terima atas teguran tersebut, pelaku langsung tersulut emosi dan terlibat percekcokan.

Kesalahpahaman singkat itu membuat Herry gelap mata hingga memicu cekcok mulut yang berlanjut pada perkelahian fisik menggunakan senjata tajam.

Dalam duel tersebut, Herry melakukan tindakan brutal dengan membacok korban hingga menyebabkan tubuh renta Suharno menderita dua luka robek serius di bagian lengan kiri. 

Korban yang bersimbah darah akhirnya meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RS BARI Palembang.

Tidak hanya korban, Herry juga dilaporkan mengalami luka bacok akibat duel atau perlawanan di lapangan. 

Setelah menerima laporan mengenai insiden pembacokan lansia ini, tim gabungan dari piket Reskrim Polsek SU II, piket Reskrim, Inafis, beserta SPKT Polrestabes Palembang langsung diterjunkan ke lokasi untuk menggelar olah TKP dan memeriksa para saksi.

Anggota Polsek SU II bergerak cepat melacak keberadaan pelaku pasca-menerima laporan penganiayaan. 

"Keduanya mengalami luka. Sedangkan korban saat dibawa ke RS BARI Palembang meninggal dunia dalam perjalanan," kata Kapolsek SU II Palembang, Kompol Dedi Rahmat Hidayat, Senin (15/6/2026).
 
Petugas akhirnya berhasil mengamankan Herry di rumah sakit tempat ia dievakuasi oleh keluarganya sendiri.

Kompol Dedi Rahmat Hidayat, mengonfirmasi bahwa Herry Tarmizi kini telah resmi diamankan untuk menjalani proses hukum.

"Jadi benar pelaku sudah kita amankan saat dibawa keluarga berobat ke RS Siti Fatimah. Keduanya mengalami luka. Sedangkan korban saat dibawa ke RS BARI Palembang meninggal dunia dalam perjalanan," ujar Kompol Dedi Rahmat.

Hingga saat ini, pelaku Herry Tarmizi masih diperiksa secara intensif oleh penyidik Polsek SU II Palembang guna mendalami motif pasti yang melatarbelakangi aksi pembacokan sadis tersebut.

"Masih diperiksa untuk didalami motifnya. Nanti kita sampaikan updatenya," katanya. (Aggi Suzatri/Andyka Wijaya/Tribunsumsel.com)

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.