Hajat Laut 2026 Jadi Momen Berburu Sembako Murah, Ratusan Warga Pangandaran Serbu GPM
Dedy Herdiana June 16, 2026 11:35 AM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Momen perayaan Hajat Laut 2026 di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tidak hanya dimanfaatkan masyarakat untuk menikmati rangkaian tradisi pesisir, tapi juga menjadi kesempatan berburu kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Ratusan warga memadati lokasi Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di kawasan Pantai Timur Pangandaran, Selasa (16/6/2026) pagi. 

Sejak pagi, masyarakat terlihat antre dan berkeliling mendatangi lapak-lapak penjualan bahan kebutuhan pokok yang disediakan dalam kegiatan tersebut.

Berbagai komoditas yang dijual meliputi bawang merah, bawang putih, beras, minyak goreng kemasan, telur, daging ayam broiler, hingga sejumlah kebutuhan dapur lainnya.

Antusiasme warga cukup tinggi karena harga yang ditawarkan berada di bawah harga pasar. Seperti, daging ayam broiler dijual sekitar Rp 32 ribu per kilogram, telur Rp 24 ribu per kilogram, dan beras medium Rp 60 ribu untuk kemasan 5 kilogram.

Selain itu, sejumlah kebutuhan pokok lainnya juga dinilai lebih murah dibanding harga yang biasa ditemukan di pasar tradisional maupun warung kelontong.

Baca juga: Liburan ke Pangandaran, Ini Spot Rekomendasi untuk Nikmati Sunset dan Sunrise

Seorang warga Pangandaran, Hanifah (33), mengaku sengaja datang ke lokasi Hajat Laut bukan hanya untuk menikmati suasana acara, tapi juga memanfaatkan kesempatan membeli kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih ringan.

"Murah kang, makanya kita ke acara hajat laut sambil belanja kebutuhan di dapur. Kan tahu sendiri sekarang BBM naik," ujar Hanifah kepada Tribun Jabar di pantai timur Pangandaran, Selasa pagi.

Menurut Hanifah, kenaikan harga bahan bakar dinilai ikut memberikan dampak terhadap kenaikan harga kebutuhan sehari-hari. 

Karena itu, program pangan murah menjadi alternatif bagi masyarakat untuk menekan pengeluaran rumah tangga.

Ia mencontohkan harga beras medium di pasaran yang menurutnya bisa mencapai sekitar Rp 13.500 per kilogram, sementara dalam kegiatan ini hanya sekitar Rp 12 ribu per kilogram.

Senada disampaikan Suhendar (45). Ia menilai kegiatan pangan murah di tengah agenda keramaian Hajat Laut cukup membantu masyarakat.

"Harganya di sini murah, jadi lumayan memperingan pengeluaran buat kebutuhan dapur," katanya. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.