BANJARMASINPOST.CO.ID - Gempa bumi kembali melanda Sulawesi. Kini melanda Sulawesi Tengah dengan kekuatan magnitudo 6,8 skala richter, Selasa 16 Juni 2026.
Berdasarkan pengumuman BMKG lewat X, gempa terjadi pada pukul 10.27 WIB.
Lokasinya 49 kilometer dari Timur Laut Sidi Sulteng.
"#Gempa Mag:6.8, 16-Jun-2026 10:27:44WIB, Lok:1.05LS, 120.18BT (49 km TimurLaut SIGI-SULTENG), Kedlmn:10 Km #BMKG
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulisnya.
Baca juga: Gempa Kembali Guncang Sulawesi Utara Selasa 16 Juni 2026, Pusat Getaran di Melonguane Cek Kekuatan
Kemudian, BMKG menambahkan jika gempa ini tak berpotensi tsunami dengan meralat kekuatannya menjadi 6,7 SR.
Lokasinya 42 kilometer tenggara Palu, Sulteng.
"#Gempa Mag:6.7, 16-Jun-26 10:27:44 WIB, Lok:1.04 LS,120.23 BT (42 km Tenggara PALU-SULTENG), Kedlmn:10 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG," tulisnya
1. Jika Anda Berada di Dalam Bangunan
Lindungi kepala dan badan Anda dari reruntuhan bangunan (dengan bersembunyi di bawah meja, dll.)
Mencari tempat yang paling aman dari reruntuhan goncangan;
Berlari keluar apabila masih dapat dilakukan.
2. Jika Berada di luar Bangunan atau Area Terbuka
Menghindari dari bangunan yang ada di sekitar Anda (seperti gedung, tiang listrik, pohon, dll.)
Perhatikan tempat Anda berpijak hindari apabila terjadi rekahan tanah.
3. Jika Anda Sedang Mengendarai Mobil
Keluar, turun, dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran;
Perhatikan tempat Anda berpijak hindari apabila terjadi rekahan tanah.
4. Jika Anda Tinggal atau Berada di Pantai
Jauhi pantai untuk menghindari terjadinya tsunami.
5. Jika Anda Tinggal di Daerah Pegunungan
Apabila terjadi gempa bumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.
Skala MMI I-II
TIDAK DIRASAKAN (Not Felt) Tidak dirasakan atau dirasakan hanya oleh beberapa orang tetapi terekam oleh alat.
Skala MMI III-V
Dirasakan oleh orang banyak tetapi tidak menimbulkan kerusakan.
Benda-benda ringan yang digantung bergoyang dan jendela kaca bergetar.
Skala MMI VI
KERUSAKAN RINGAN (Slight Damage) Bagian non struktur bangunan mengalami kerusakan ringan, seperti retak rambut pada dinding, genteng bergeser ke bawah dan sebagian berjatuhan.
Skala MMI VII-VIII
KERUSAKAN SEDANG (Moderate Damage) Banyak Retakan terjadi pada dinding bangunan sederhana, sebagian roboh, kaca pecah.
Sebagian plester dinding lepas. Hampir sebagian besar genteng bergeser ke bawah atau jatuh.
Struktur bangunan mengalami kerusakan ringan sampai sedang.
Skala MMI IX-XII
KERUSAKAN BERAT (Heavy Damage) Sebagian besar dinding bangunan permanen roboh.
Struktur bangunan mengalami kerusakan berat. Rel kereta api melengkung.
(Banjarmasinpost.co.id)