TRIBUNNEWS.COM - Dalam sepekan ke depan di Indonesia mulai memasuki musim kemarau.
Pada periode 16-22 Juni 2026, di Indonesia mulai memasuki periode penguatan massa udara kering.
Massa udara kering atau kemarau ini terjadi di bagian selatan.
Sementara itu, hujan lebat masih terjadi di sisi wilayah utara.
Dikutip dari bmkg.go.id pada Selasa (16/6/2026), kondisi ini semakin mendominasi sebagian wilayah Indonesia.
Kondisi ini juga dipengaruhi oleh aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial yang terpantau aktif di sebagian wilayah Sumatra, Sulawesi, dan Papua, serta Gelombang Kelvin di sebagian wilayah Sumatra.
Selain itu, terjadi sirkulasi siklonik di Samudra Hindia sebelah barat Sumatra dan di sekitar Selat Makassar turut mendukung terbentuknya daerah konvergensi dan belokan angin, terutama di sebagian wilayah Sumatra dan sekitarnya.
Hal ini dipengaruhi oleh gelombang atmosfer dan dinamika regional yang memicu pertumbuhan awan hujan yang cukup signifikan.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Pekanbaru Selasa, 16 Juni 2026: BMKG Prediksi Hujan Ringan Merata di 15 Kecamatan
Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan ringan.
Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di berbagai wilayah lainnya.
Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini.
Hujan Lebat - Sangat Lebat Terjadi di Wilayah:
Angin Kencang Terjadi di Wilayah:
Baca juga: Prakiraan Cuaca Papua Barat Selasa 16 Juni 2026, BMKG: Kaimana dan Fakfak Hujan Siang Hari
Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan ringan.
Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di berbagai wilayah lainnya.
Selain itu hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini.
Angin Kencang Terjadi di Wilayah:
Baca juga: Prakiraan Cuaca Depok Hari Ini, Selasa 16 Juni 2026, BMKG: Berawan Hampir Seharian
(Tribunnews.com/Oktavia WW)