Budiman Ungkap Prabowo Minta Pejabat Tak Terpancing Kritik Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM: Penjilat
ninda iswara June 16, 2026 12:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Nama Tiyo Ardianto kembali menjadi sorotan setelah ikut bereaksi atas insiden yang dialami Budiman Sudjatmiko saat menghadiri diskusi Kopdar Bareng Mas Dar di lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Peristiwa tersebut memicu berbagai tanggapan, termasuk dari Tiyo yang selama ini dikenal memiliki sikap kritis terhadap sejumlah isu publik.

Menariknya, sejak awal namanya mulai diperbincangkan, banyak pihak menilai karakter kritik yang disampaikan Tiyo memiliki kemiripan dengan sosok Budiman Sudjatmiko.

Sebelum terjun ke pemerintahan, Budiman dikenal luas sebagai seorang aktivis yang vokal menyuarakan aspirasi masyarakat.

Ia pernah memimpin Partai Rakyat Demokratik (PRD) sebagai Ketua Umum dan menjadi salah satu figur penting dalam gerakan demokrasi Indonesia.

Perjalanan politiknya kemudian berlanjut ke parlemen saat dipercaya menjadi anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan pada 2018.

Baca juga: Mahasiswa Geruduk Diskusi Budiman-Sudaryono di UGM, Dianggap Bungkam Suara Rakyat: Harus Diteriaki

Karier Budiman kembali memasuki babak baru ketika Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan pada 22 Oktober 2024.

Jabatan tersebut menempatkan Budiman sebagai bagian dari struktur pemerintahan yang bertugas menjalankan program negara.

Perubahan posisi itu turut mengubah peran yang dijalankannya di ruang publik dibandingkan saat masih aktif sebagai aktivis dan penyampai aspirasi masyarakat.

Kini, Budiman lebih sering dipandang sebagai representasi pemerintah dalam menyampaikan kebijakan dan program yang dijalankan negara.

Dalam forum diskusi, Budiman mengaku dibandingkan dengan Tiyo.

Kata dia ada seorang menteri menyamakan sikap kritis Tiyo dengannya.

"Sekitar enam minggu yang lalu saya berdiskusi dengan pejabat setingkat menteri, kolega saya di kabinet Merah Putih, beliau ngomong gini 'mas, saya sering lihat video podcastnya mas Tiyo, kok jadi ingat ya kayak mas Budiman waktu muda dulu'. (kata Budiman) 'oh bapak sering lihat?'. (Kata pejabat tersebut) 'karena dia (Tiyo) sangat kritik program pemerintah salah satunya program di kementerian saya, sangat keras sangat tajam', ungkap Budiman Sudjatmiko.

"(Budiman tanya ke pejabat tersebut) 'terus gimana bapak menanggapi kritikan dia?'. (kata pejabat tersebut) 'bagus, cuma memang harus sedikit difilter, dikurangi saja serangan pribadinya'," sambungnya.

Lebih lanjut, Budiman kembali menceritakan kelanjutan obrolannya dengan pejabat tersebut.

Termasuk soal sang pejabat yang mengaku ditelepon Prabowo Subianto dan membahas soal sosok Tiyo.

Kata Budiman, Presiden Prabowo secara khusus memberikan atensinya kepada sosok Tiyo dan kritikannya.

Budiman mengklaim bahwa Prabowo yang meminta para pejabat jangan tersinggung dengan kritikan dari Tiyo.

"Ada satu yang menarik, mas Tiyo mengkritik Pak Prabowo secara personal dan mengkritik saya juga secara personal. Tapi (kata pejabat tersebut) 'saya pernah ditelepon pak Prabowo, pak Prabowo bilang 'kamu jangan terpancing personal terhadap kritik-kritiknya. Jangan ada yang menyentuh Tiyo, setersinggung apapun, jangan punya pikiran untuk membuat satu manuver yang mencelakai dia," ujar Budiman.

Belum selesai Budiman berbicara, lalu muncul sejumlah lelaki membawa spanduk dan pengeras suara.

Baca juga: Mahasiswa Marah di Dialog Sudaryono & Budiman di UGM, Guntur Romli Anggap Wajar: Buzzer Politik

Tiyo Ardianto, mantan Ketua BEM UGM
Tiyo Ardianto, mantan Ketua BEM UGM (Instagram/@tiyoardianto_)

Mereka berteriak mencap Budiman Sudjatmiko sebagai pengkhianat reformasi.

"Budiman Sudjatmiko adalah pengkhianat reformasi, pengkhianat reformasi, semua di sini membicarakan pancasila, kalian di sini pergi!" teriak para mahasiswa.

Lewat akun Instagramnya Tiyo Ardianto turut bereaksi melihat aksi para mahasiswa.

Ia ikut memposting ulang video detik-detik mahasiswa menggeruduk diskusi yang diisi Budiman Sujatmiko, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

Malah Tiyo juga memposting sebuah kata-kata.

"Penjilat memang tidak layak dapat tempat di kampus rakyat," tulis Tiyo di akun Instagramnya.

(TribunTrends/TribunBogor)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.