TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOBI- Gunung Api Lewotobi Laki-laki meletus, Selasa (16/6/2026) dengan tinggi kolom abu 1000 meter.
Gunung Api Lewotobi Laki-laki terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.5389°LU, Longitude 122.7682°BT dan memiliki ketinggian 1584 mdpl.
Gunung Api Lewotobi Laki-laki saat ini level III atau Siaga.
"Terjadi erupsi G. Lewotobi Laki-laki pada hari Selasa, 16 Juni 2026, pukul 12:43 WITA. Tinggi kolom letusan teramati ± 1000 m di atas puncak (± 2584 m di atas permukaan laut),"tulis Petugas Posmat, M. Nurjansyah Dwi Laksona dikutip dari laman magmaesdm.go.id.
Ia menyebutkan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat dan barat laut.
Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi 65 detik.
Baca juga: 6 Jam Terakhir, Gunung Lewotobi 5 Kali Erupsi 2 Kali Gempa Tektonik Jauh
Berdasarkan pengamatan visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II.
Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 50-100 meter dari puncak.
Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah barat dan barat laut. Suhu udara sekitar 23-31.2°C.
Pengamatan Kegempaan
3 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 14.8-44.4 mm, dan lama gempa 50-97 detik.
1 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 29.6 mm, dan lama gempa 31 detik.
5 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2.9-7.4 mm, dan lama gempa 78-107 detik.
3 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 10.5-22.2 mm, dan lama gempa 22-29 detik.
3 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 7.4-14.8 mm, S-P 4.4-6.2 detik dan lama gempa 20-22 detik.
1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 4.4 mm, S-P 12.3 detik dan lama gempa 40 detik.
1. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki .
2. Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.
3. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
4. Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
5. Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung.
6. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan G. Lewotobi Laki-laki. Untuk informasi lebih jelas dapat mengubungi Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki atau mengubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606. (Sumber magma.esdm.go.id/kgg).