Pasar Ajibarang Jadi Percontohan, Pengolahan Sampah Berbasis KSM di Banyumas Kini Merambah Pasar
rika irawati June 16, 2026 02:07 PM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pasar Ajibarang dipilih menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di lingkungan pasar tradisional di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas Arif Sugiono mengatakan, paguyuban pedagang Pasar Ajibarang pun mendukung dan siap membentuk KSM.

"Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang di pasar-pasar, kemarin terakhir kami sudah diskusi dengan para paguyuban pedagang pasar."

"Kemudian, kesimpulannya, akan ada pilot proyek satu pasar, kemudian Ajibarang dipilih," kata Arif, Selasa (16/6/2026). 

Baca juga: Bupati Banyumas Tolak Perintah Pusat Bikin Pembangkit Listrik dari Sampah: Biaya Mahal

Menurut Arif, awalnya, DLH Banyumas menawarkan beberapa pasar sebagai lokasi percontohan. 

Namun, dalam pembahasan bersama, paguyuban pasar justru mengusulkan Pasar Ajibarang sebagai lokasi yang dinilai siap memulai program tersebut.

"Dipilih Ajibarang karena kemarin, usulan dari paguyuban pasar sendiri."

"Kami sempat tawarkan ada beberapa pasar, kami mengusulkan ada beberapa pasar."

"Tapi dari paguyuban pasar mengusulkan satu yaitu di Ajibarang," jelasnya.

Sementara itu, Pasar Manis Purwokerto belum masuk dalam tahap awal pelaksanaan program tersebut. 

Meski demikian, DLH Banyumas membuka peluang bagi pasar lain yang ingin terlibat dalam program pengelolaan sampah berbasis KSM pada tahap berikutnya.

"Pasar Manis belum masuk, mungkin tahap berikutnya."

"Tapi, kami selalu terbuka, pasar manapun kami siapkan," ujarnya.

Mulai Siapkan Sarana

Arif mengatakan, saat ini, pihaknya juga tengah mempersiapkan berbagai kebutuhan pendukung, termasuk sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk menunjang pengelolaan sampah di pasar.

Selain itu, DLH Banyumas sedang menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak yang berpotensi memberikan dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

"Sambil kami juga mempersiapkan sarana-prasarananya dan sedang berkomunikasi dengan beberapa pihak yang mungkin bisa support dari CSR untuk penguatan pengelolaan sampah di pasar ini," katanya.

Baca juga: UMKM Makanan di Banyumas Menjerit, Harga Bahan Baku dari Mentega Hingga Tepung Terigu Naik

DLH Banyumas menargetkan pembentukan KSM pasar dapat segera direalisasikan. 

Namun, pelaksanaannya masih menyesuaikan proses penganggaran yang sedang berjalan.

"Akan diusahakan secepatnya KSM pasar. Karena itu juga terkait perubahan anggaran."

"Mungkin, menunggu anggaran perubahan juga, nanti kami menunggu dari Dinas Perdagangan."

"Kalau sudah, eksekusinya mungkin maksimal pada saat perubahan anggaran," katanya.

Proyek ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Banyumas mengatasi sampah, terutama produk dari pasar. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.