Truk Nyemplung ke Sungai, Jembatan Penghubung 3 Dusun di Simpang Sender Tengah OKU Selatan Ambruk
Welly Hadinata June 16, 2026 02:27 PM

SRIPOKU.COM, MUARADUA – Bupati OKU Selatan Abusama mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Himbauan ini setelah jembatan penghubung di Desa Simpang Sender Tengah, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT), Kabupaten OKU Selatan, Sumsel, putus dan mengakibatkan akses menuju tiga dusun terisolasi.

Jembatan yang menjadi jalur utama penghubung menuju Dusun 3, Dusun 4, dan Dusun 5 tersebut ambruk pada Minggu (14/6/2026) setelah dilintasi sebuah truk.

Akibat kejadian itu, kendaraan yang melintas terjatuh ke sungai dan akses transportasi warga terputus total.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) langsung turun ke lokasi untuk melakukan survei dan kaji cepat sebagai dasar penanganan darurat.

Bupati OKU Selatan, Abusama, menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama selama proses penanganan berlangsung.

Ia meminta warga tidak memaksakan diri melintas di sekitar lokasi jembatan yang rusak karena berpotensi membahayakan keselamatan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Jangan memaksakan melintas di area jembatan yang rusak karena dapat membahayakan keselamatan. Pemerintah daerah sedang berupaya mempercepat penanganan agar akses masyarakat dapat kembali pulih," ujar Abusama, Selasa (16/6/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga telah menyiapkan langkah jangka panjang berupa pembangunan kembali jembatan yang ambruk.

Untuk merealisasikan hal tersebut, Dinas PUPR akan berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) guna mengusulkan kebutuhan anggaran pembangunan infrastruktur tersebut.

Abusama menilai keberadaan jembatan tersebut sangat vital karena menjadi jalur utama mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas perekonomian masyarakat di wilayah setempat.

"Kami memahami dampak yang dirasakan masyarakat akibat terputusnya akses ini. Oleh sebab itu, seluruh perangkat daerah terkait terus bergerak untuk mencari solusi terbaik agar aktivitas warga dapat kembali berjalan normal secepat mungkin," katanya.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk mendukung proses penanganan yang sedang dilakukan serta tetap mengedepankan keselamatan selama masa tanggap darurat.

Akibat putusnya jembatan tersebut, warga di tiga dusun kini harus mencari jalur alternatif untuk beraktivitas hingga akses utama kembali dapat digunakan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.