TRIBUNJAMBI.COM,KUALATUNGKAL- Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, menyerahkan bantuan sebesar Rp15 juta untuk mendukung perbaikan Madrasah Diniyah Syuhada Ul Iman di Desa Adi Purwa, Kecamatan Merlung.
Bantuan tersebut diberikan saat Bupati meninjau langsung kondisi madrasah yang dinilainya masih memerlukan perhatian dan perbaikan sarana prasarana.
Kunjungan itu dilakukan usai menghadiri kegiatan launching, rapat koordinasi lurah, dan Safari Jumat di wilayah Kecamatan Muara Papalik.
Dalam kesempatan tersebut, Anwar Sadat mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi bangunan madrasah.
Menurutnya, pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda sehingga perlu mendapat perhatian yang sama dengan pendidikan umum.
"Pendidikan agama merupakan fondasi utama bagi anak-anak kita. Pendidikan umum dan pendidikan agama harus sama-sama mendapatkan perhatian," ujarnya.
Ia menyebutkan, sebagian besar sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kabupaten Tanjung Jabung Barat kini telah mengalami peningkatan kondisi fisik.
Namun, masih terdapat sejumlah madrasah yang membutuhkan dukungan pembangunan.
"SD dan SMP di Tanjung Jabung Barat sebagian besar sudah dalam kondisi baik. Tetapi masih ada madrasah yang kondisinya memprihatinkan dan ini menjadi perhatian bersama,"katanya.
Bupati juga mendorong pemerintah desa dan pengelola madrasah untuk memanfaatkan peluang bantuan dari perusahaan-perusahaan perkebunan yang beroperasi di sekitar Desa Adi Purwa, termasuk melalui program kemitraan dengan PT IIS.
Ia meminta pihak terkait segera menyiapkan proposal pengajuan bantuan, baik melalui program tanggung jawab sosial perusahaan maupun dana yang bersumber dari skema sertifikasi RSPO yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas pendidikan.
Selain fokus pada pembangunan sarana pendidikan, Anwar Sadat menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam menyukseskan program wajib belajar 13 tahun.
Ia meminta pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat aktif mendata anak-anak yang putus sekolah agar dapat kembali mengenyam pendidikan.
“Kalau ada anak yang putus sekolah, segera didata dan dikembalikan ke bangku pendidikan, baik di sekolah umum maupun madrasah. Pemerintah akan membantu kebutuhan pendukungnya agar mereka dapat kembali belajar,” tegasnya, Jumat (12/6/2026).
Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu langkah strategis untuk mencegah berbagai persoalan sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba yang mulai mengkhawatirkan hingga ke wilayah pedesaan.
“Pendidikan agama menjadi salah satu benteng utama untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif, termasuk bahaya narkoba. Karena itu, keberadaan madrasah harus terus kita dukung dan kembangkan,” ujarnya.
Bantuan Rp15 juta yang diserahkan Bupati tersebut melengkapi bantuan yang sebelumnya telah diberikan oleh sejumlah pihak untuk mendukung renovasi Madrasah Diniyah Syuhada Ul Iman.
Di akhir kunjungannya, Anwar Sadat mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung pendidikan keagamaan di Desa Adi Purwa.
Ia berharap madrasah tersebut dapat terus berkembang dan menjadi lembaga pendidikan yang melahirkan generasi beriman, berakhlak mulia, serta berkontribusi bagi kemajuan daerah.
“Semoga Madrasah Diniyah Syuhada Ul Iman terus berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat Adi Purwa di masa yang akan datang,” pungkasnya.
(Sopianto/Tribunjambi)
Baca juga: Viral Wajah Suami Istri di Tanjabbar Terpampang di Spanduk: Bandar Sabu