TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, akan menghadirkan inovasi baru melalui kompetisi Grand Prix, yang mempertemukan para juara terbaik dari sejumlah kategori paduan suara.
Format perlombaan ini menjadi yang pertama kali diterapkan dalam sejarah Pesparawi Nasional yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta maupun masyarakat.
Wakil Ketua II Panitia Pesparawi Nasional XIV, Richard Alfons, menjelaskan bahwa Grand Prix akan diikuti oleh peraih juara pertama dan kedua dari tiga kategori unggulan, yakni Paduan Suara Pria, Paduan Suara Wanita, dan Paduan Suara Dewasa Campuran.
“Grand Prix merupakan kategori baru yang pertama kali dicoba dalam Pesparawi Nasional dan akan menjadi ajang bagi para juara terbaik untuk kembali berkompetisi,” ujar Richard, Selasa (16/6/2026).
Baca juga: Panitia Matangkan Venue Lomba Jelang Pembukaan Pesparawi Nasional XIV
Menurutnya, Grand Prix menjadi langkah strategis untuk memberikan ruang kompetisi yang lebih bergengsi bagi kontingen yang berhasil meraih prestasi terbaik.
Melalui format ini, peserta tidak hanya bersaing di kategori masing-masing, tetapi juga berkesempatan membuktikan kualitas mereka dalam kompetisi antarpemenang.
Babak Grand Prix dijadwalkan berlangsung pada 28 Juni 2026, atau hari terakhir pelaksanaan perlombaan, sebelum upacara penutupan Pesparawi Nasional XIV digelar pada sore harinya.
Panitia optimistis agenda ini akan menjadi salah satu momen paling dinantikan karena mempertemukan kelompok paduan suara terbaik dari seluruh Indonesia dalam satu panggung.
Baca juga: 14 Kontingen Pesparawi Dijadwalkan Mendarat di Manokwari pada Rabu 17 Juni 2026
“Kami berharap Grand Prix dapat menjadi daya tarik baru sekaligus memberikan pengalaman kompetisi yang lebih menantang bagi para peserta,” tambah Richard.
Selain menghadirkan persaingan yang lebih kompetitif, Grand Prix juga diharapkan menjadi wadah untuk menampilkan kualitas terbaik seni paduan suara gerejawi dari berbagai provinsi.
Kehadiran kategori baru ini sejalan dengan semangat pengembangan Pesparawi sebagai ajang pembinaan, peningkatan kualitas, dan penguatan kreativitas seni suara gerejawi di Indonesia.
Pesparawi Nasional XIV akan berlangsung di Kabupaten Manokwari Papua Barat pada 18–28 Juni 2026, diikuti kontingen dari 38 provinsi.