Sosok-Kekayaan Nana Kencanawati Wakil Ketua DPRD Cirebon Viral Komentar 'Gembrot' ke Pendemo
Hendrik Budiman June 16, 2026 05:54 PM

 

TRIBUNBENGKULU.COM - Nama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Nana Kencanawati, tengah menjadi perhatian publik setelah pernyataannya yang menyebut kata “gembrot” viral di media sosial.

Ramainya perbincangan tersebut membuat masyarakat menyoroti profil, perjalanan karier politik, hingga harta kekayaan politisi yang kini menjabat sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Cirebon.

Potongan tangkapan layar terkait pernyataan Nana ramai dibagikan warganet dan memicu beragam tanggapan. 

Selain aktivitas politiknya, publik juga penasaran dengan laporan harta kekayaan Nana Kencanawati.

Data kekayaan pejabat publik dapat diakses melalui sistem pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dikelola oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Viral Hina Pendemo

Dikutip dari TribunJabar.id, polemik bermula ketika beredar video aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Cirebon di depan Gedung DPRD Kota Cirebon, pada Senin (15/6/2026).

Dalam video yang viral di media sosial itu, tampak seorang ibu bernama Mak Denok menyampaikan kritik keras terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Orasi tersebut kemudian memancing beragam tanggapan dari warganet, termasuk dari Nana Kencanawati.

Namun komentar yang dituliskannya justru menjadi pemicu kontroversi.

Baca juga: Mahasiswa Beri Ultimatum 5 Hari ke Gibran, Ini Poin-Poin Kesepakatan yang Ditandatangani

Pada kolom komentar unggahan video tersebut, Nana menulis kalimat yang dinilai merendahkan.

"Lagian siapa yang mau ngasih lo makan????," tulisnya, seperti dikutip Tribun dari tangkapan layar yang beredar di media sosial, Selasa (16/6/2026).

Tak berhenti di situ, Nana juga menambahkan komentar lain yang dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap fisik seseorang.

"Udah G****T!!!," tulisnya, di akhir komentar.

Dalam hitungan jam, tangkapan layar komentar tersebut menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Ratusan netizen membanjiri kolom komentar dengan kritik dan kecaman terhadap sikap Nana.

Banyak warganet menilai seorang wakil rakyat semestinya mampu menunjukkan sikap yang santun dan bijak dalam menyikapi perbedaan pandangan, terlebih ketika kritik disampaikan oleh masyarakat.

Lantas Siapa Sosok Nana Kencanawati?

Sosok Nana adalah pejabat legislatif merupakan anggota partai Partai Gerindra.

Nana ternyata menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Cirebon.

Nana awalnya tercatat sebagai anggota DPRD usai terpilih pada 2019 lalu.

Pada pemilu 2024, Nana kembali terpilih dan menjadi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon.

Sebelum menjadi politisi, pekerjaan sebagai guru sebelum terjun ke dunia politik.

Sosoknya mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Cirebon, meliputi Kecamatan Lemahabang, Karangsembung, Karangwareng, Pasaleman, Pabuaran, Waled, dan Ciledug.

Di DPRD periode 2024–2029, Nana tercatat sebagai anggota dewan dengan usia paling senior, sekitar 65 tahun.

Harta Kekayaan

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. ----

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 400.000.000

1. MOBIL, NISSAN GRAND LIVINA Tahun 2009, HASIL SENDIRI Rp. 80.000.000

2. MOBIL, HONDA CITY Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp. 320.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. ----

D. SURAT BERHARGA Rp. ----

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 250.000.000

F. HARTA LAINNYA Rp. ----

Sub Total Rp. 650.000.000

III. HUTANG Rp. ----

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 650.000.000

Klarifikasi Nana Kencanawati

Gelombang kritik yang terus mengalir akhirnya membuat Nana menyampaikan permohonan maaf melalui akun media sosial pribadinya.

Dalam pernyataan tersebut, ia mengakui komentarnya tidak tepat dan telah menimbulkan ketersinggungan di tengah masyarakat.

"Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada ibu yang bersangkutan, keluarga, serta seluruh masyarakat atas komentar yang saya tuliskan di media sosial," tulis Nana.

Ia juga mengakui, bahwa komentar tersebut tidak mencerminkan sikap yang seharusnya ditunjukkan oleh seorang pejabat publik.

"Komentar tersebut tidak tepat, tidak mencerminkan sikap yang seharusnya saya tunjukkan dan telah menimbulkan ketidaknyamanan serta ketersinggungan bagi banyak pihak," lanjutnya.

Dalam klarifikasinya, Nana menegaskan tidak memiliki niat untuk merendahkan ataupun menghina siapa pun.

Meski demikian, ia menyadari bahwa apa yang ditulisnya tetap tidak pantas dan menjadi pelajaran berharga untuk lebih berhati-hati dalam berkomunikasi di ruang publik.

"Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi saya untuk lebih bijak, berhati-hati dan menghormati setiap warga dalam berkomunikasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial," tulisnya.

Di akhir pernyataan, Nana kembali menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengucapkan terima kasih atas kritik dan masukan yang diberikan masyarakat.

Pasca polemik tersebut mencuat, akun media sosial pribadi Nana Kencanawati diketahui telah diubah menjadi privat.

Komentar yang sempat ditulis pada unggahan media lokal juga terlihat telah dihapus.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.