Gempa, Bayi Baru Lahir Dievakuasi ke Halaman RSUD Torabelo Sigi
mahyuddin June 16, 2026 06:23 PM

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata 

TRIBUNPALU.COM, SIGI – Gempa Bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) memicu kepanikan di berbagai wilayah, termasuk di RSUD Torabelo, Kabupaten Sigi. 

Guncangan kuat membuat pasien, keluarga pasien, hingga tenaga kesehatan berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri.

Sebagai langkah cepat mengantisipasi potensi bahaya, pihak rumah sakit segera mengevakuasi sejumlah pasien yang berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) ke area parkir di depan gedung. 

Evakuasi dilakukan saat gempa mengguncang dan dirasakan cukup kuat oleh masyarakat.

Dari video dan foto yang beredar di masyarakat, terlihat suasana evakuasi berlangsung dengan cepat namun tetap terkendali. 

Baca juga: BMKG Catat 71 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah, 8 Korban Luka

Momen yang menyita perhatian adalah proses penyelamatan seorang bayi yang baru saja dilahirkan.

Bayi tersebut berhasil dievakuasi keluar dari gedung RSUD Torabelo dan mendapat perawatan darurat di area terbuka.

Sejumlah perawat terus mendampingi dan memantau kondisi sang bayi untuk memastikan kesehatannya tetap stabil di tengah situasi darurat pascagempa. 

Kondisi tersebut menjadi gambaran kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam mengutamakan keselamatan pasien, terutama kelompok rentan yang membutuhkan penanganan khusus.

Meski kepanikan sempat terjadi, informasi yang dihimpun dari lokasi menyebutkan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan kerusakan signifikan pada bangunan Rumah Sakit Torabelo akibat gempa tersebut. 

Kendati demikian, pihak rumah sakit tetap menerapkan langkah siaga dengan menempatkan sejumlah pasien di luar gedung sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan gempa susulan.

Baca juga: Pascagempa M6,7, BPBD Parigi Moutong Tetapkan Status Tanggap Darurat dan Dirikan Posko

Para tenaga kesehatan terus bersiaga sambil memastikan seluruh pasien tetap mendapatkan pelayanan medis yang dibutuhkan. 

Langkah evakuasi ke area terbuka dilakukan untuk meminimalkan risiko apabila terjadi guncangan susulan yang berpotensi membahayakan keselamatan penghuni rumah sakit.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.