Pantai Tabilaa yang Cantik Kini Banyak Sampah Rumah Tangga, Warga Desak Pemerintah Peka
Rizali Posumah June 16, 2026 07:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Keindahan panorama senja di Pantai Tabilaa, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) kini tak lagi sempurna.

Kawasan pesisir yang terletak tepat di ibu kota kabupaten ini mulai menghadapi ancaman serius berupa pencemaran sampah.

Meski tumpukan sampah belum tergolong masif, pemandangan tersebut sudah cukup mengganggu estetika pantai.

Kondisi ini menjadi alarm peringatan keras bagi kelestarian ekosistem pesisir kawasan Teluk Tomini yang seharusnya steril dari limbah plastik.

Menurut penuturan warga setempat, Ramdani, sampah-sampah yang berserakan di tepi pantai tersebut didominasi oleh limbah rumah tangga.

Ia menyebutkan bahwa minimnya kesadaran dan kebiasaan buruk sebagian masyarakat menjadi pemicu utamanya.

"Sampah ini dibuang oleh warga yang ada di tepian pantai," katanya, Senin 15 Juni 2026 di Tabilaa.

Ramdani juga menyayangkan lambatnya respons dari pihak berwenang dalam menyikapi persoalan ini.

"Hal ini harusnya ditegur oleh Pemdes atau DLH Bolsel, tapi memang sudah jadi kebiasaan," ujarnya lagi.

Meski demikian, ayah dua anak ini mengungkapkan bahwa warga seolah tidak memiliki pilihan lain.

Fasilitas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bolsel dinilai belum menyentuh wilayah mereka secara maksimal. Selama ini, armada pengangkut sampah milik pemerintah daerah hampir tidak pernah beroperasi ke desa tersebut.

"Jadi kebanyakan warga memilih membuang sampah ke tepian pantai," ucap dia.

"Tentu ini berbahaya bagi ekosistem pantai, tapi Pemkab Bolsel juga harusnya peka dengan masalah yang ada di masyarakat," tegasnya.

Keluhan serupa datang dari Paisal, warga Tabilaa lainnya.

Ia mendesak DLH Bolsel segera turun tangan dan mengambil tindakan nyata sebelum kerusakan lingkungan di pantai tersebut menjadi makin parah.

"Karena kalau tidak dicari solusinya, kedepannya pantai kami yang cantik ini akan kian tercemar," tuturnya.

Untuk diketahui, Desa Tabilaa merupakan salah satu desa definitif di Kecamatan Bolaang Uki yang memegang peranan penting karena berada di pusat pemerintahan daerah Bolsel.

Berjarak sekitar 254 kilometer dari Kota Manado, sebagian besar penduduk desa pesisir ini menggantungkan hidupnya sebagai nelayan dan petani.

Selain memiliki panorama pantai yang memikat, Desa Tabilaa sebenarnya menyimpan potensi ekowisata mangrove yang bernilai tinggi.

Jika masalah pembuangan sampah ini terus dibiarkan tanpa solusi sistemik dari pemerintah, potensi wisata dan mata pencaharian warga lokal terancam ikut meredup. (Nie)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.