Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok
TRIBUNPALU.COM, PALU - Gempa mengguncang wilayah Kota Palu, Sigi dan Parigi Moutong, Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 11.26 Wita.
Gempa berkekuatan magnitudo 6,7 berpusat di titik koordinat :1.04 Lintang Selatan, 120.23 Bujur Timur atau sekitar 42 km Tenggara Palu - Sulawesi Tengah.
Hingga pukul 17.27 Wita, getaran Gempa Bumi masih terasa di Kota Palu.
BMKG merilis, gempa susulan di Ibu Kota Sulawesi Tengah itu lebih dari 71 kali dengan kekuatan beragam.
Gempa susulan paling banyak berkekuatan magnitudo 3 hingga 4.
Baca juga: Gempa Magnitudo 6,7 di Sigi Picu Longsor di Sejumlah Titik
Sementara kekuatan gempa susulan terbesar mencapai magnitudo 5,2.
Beberapa bangunan rusak di Kota Palu termasuk satu jembatan.
Untuk Kabupaten Sigi, beberapa bangunan roboh, Gunung Kamarora Longsor serta saluran air terputus.
Jembatan Kaleke juga dikabarkan mengalami keretakan.
Dari Kabupaten Parigi Moutong, dilaporkan terdapat beberapa bangunan mengalami kerusakan.
Dan dari Kabupaten Poso juga beberapa bangunan mengalami kerusakan dan akses jalan di Napu mengalami kerusakan.
Baca juga: Gempa Susulan M4,7 Guncang Sulteng, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah
Saat ini, BMKG masih terus melakukan update data terkait korban jiwa dan total pengungsi.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palu mencatat delapan warga di Kabupaten Sigi mengalami luka akibat gempa.
Dari jumlah tersebut, dua orang dilaporkan mengalami luka berat berupa patah tulang dan benturan di kepala di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Sementara enam korban lainnya mengalami luka ringan yang tersebar di Kecamatan Nokilalaki, Kecamatan Palolo, dan Kecamatan Sigi.(*)