Baca juga: Daftar 96 Lokasi Pemantauan Hilal Penentuan Awal Ramadan, Sumsel di Aryaduta Palembang
SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Palembang
memastikan bahwa awal tahun baru Islam, 1 Muharam 1448 Hijriah, resmi jatuh pada Rabu Kliwon, 17 Juni 2026 Masehi. Ketetapan hukum ini merujuk langsung pada instruksi resmi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pusat setelah pelaksanaan pemantauan hilal (rukyatul hilal) di seluruh penjuru tanah air tidak berhasil melihat hilal.
Ketua PCNU Kota Palembang, Kiai Abdul Malik Syafei, menjelaskan bahwa keputusan final tersebut
didasarkan atas laporan resmi dari tim ahli falakiyah di lapangan yang serentak melakukan observasi pada Senin Pon, 29 Dzulhijjah 1447 Hijriah atau bertepatan dengan tanggal 15 Juni 2026 Masehi.
“Berdasarkan hasil laporan tertulis penyelenggaraan rukyatul hilal global di titik-titik pemantauan strategis dari Sabang sampai Merauke, seluruh lokasi serentak melaporkan bahwa hilal tidak terlihat akibat faktor astronomis maupun kondisi cuaca.
Keputusan organisasi ini telah dituangkan secara legal dalam Surat Penjelasan Rukyah Muharam 1448 H dengan Nomor Konstitusi,146/PB.08/A.II.11.13/13/06/2026 yang diterbitkan langsung oleh Lembaga Falakiyah (LF) PBNU,” terang Kiai Abdul Malik saat dikonfirmasi di sekretariat PCNU
Palembang, Selasa (16/6/2026) sore.
Sesuai koridor fikih dan ketetapan hisab-rukyat, apabila hilal tidak berhasil diamati pada hari ke-29, maka bulan berjalan wajib disempurnakan (istikmal) menjadi 30 hari penuh.
Maka, umur bulan Dzulhijjah 1447 H digenapkan, dan tahun baru berganti pada keesokan harinya.
Lebih lanjut, Abdul Malik memaparkan dengan adanya implementasi metode istikmal ini, maka malam pergantian tahun baru Islam atau malam 1 Muharam 1448 Hijriah akan dimulai sejak terbenamnya matahari (maghrib) pada hari Selasa malam Rabu ini.
Secara administratif negara dan kalender peribadatan, tanggal 1 Muharam akan terhitung sejak esok pagi hari Rabu.
Menutup keterangannya, tokoh ulama Kota Palembang ini mengajak seluruh umat muslim di Bumi Sriwijaya untuk menjadikan momentum pergantian tahun baru hijriah ini sebagai sarana evaluasi spiritual (muhasabah) atas segala aktivitas yang telah diperbuat sepanjang tahun lalu.
“Kami mengimbau warga muslim, khususnya di Kota Palembang, untuk menyambut tahun baru ini dengan suka cita dan mengisinya dengan kegiatan positif. Semoga pergantian tahun 1448 Hijriah ini menjadi momentum emas bagi kita semua untuk memperbaiki kualitas diri, mempererat tali silaturahmi (ukhuwah islamiyah), serta senantiasa meningkatkan kuantitas maupun kualitas amal ibadah kita kepada Allah SWT,” pungkasnya.