TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Upaya menjaga Ketahanan Pangan terus dilakukan di wilayah perbatasan. Kali ini, Polsek Sebatik Barat turun langsung mendampingi Kelompok Tani Mega Abadi Jaya saat melakukan panen jagung di Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).
Pendampingan tersebut dilakukan oleh Kapolsubsektor Sebatik Tengah Ipda Sudirman S bersama Bhabinkamtibmas Polsek Sebatik Barat, Aipda Usman, sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan nasional.
Kapolsek Sebatik Barat, Iptu Erikson Ricardo Marpuang, mengatakan pihaknya akan terus hadir mendukung masyarakat, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak ketahanan pangan.
“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki peran untuk hadir membantu masyarakat dalam mendukung program pemerintah, termasuk di bidang ketahanan pangan,” ujar Iptu Erikson.
Baca juga: Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polisi di Lumbis Nunuksn Dampingi Petani hingga Panen Jagung 1 Hektare
Ia menjelaskan, panen jagung tersebut dilakukan di lahan seluas 1 hektare dengan sistem tumpang sari bersama tanaman kelapa sawit yang berada di Jalan Sejahtera RT 13, Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah.
Jagung hibrida merek Hebat yang mulai ditanam sejak 10 Februari 2026 berhasil dipanen pada 4 Juni 2026 dengan luas panen mencapai 0,6 hektare.
Namun, hasil panen kali ini belum maksimal. Ketua Kelompok Tani Mega Abadi Jaya, Ramli, menyebut kondisi cuaca menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi pertumbuhan tanaman.
Curah hujan tinggi saat awal penanaman, kemudian disusul kemarau panjang saat masa pertumbuhan membuat sebagian tanaman tidak berkembang dengan baik.
“Sekitar 0,4 hektare mengalami gagal tumbuh. Air dari kolam sekitar lokasi juga mengering sehingga kebutuhan tanaman tidak terpenuhi secara maksimal,” jelas Ramli.
Baca juga: Panen Jagung Perdana, Camat Nunukan Selatan: Ketahanan Pangan jadi Bagian Garda Pertahanan Negara
Dari hasil panen sementara, petani berhasil mengumpulkan sekitar 6 karung jagung yang masih menjalani proses pengeringan sebelum dipipil dan dipasarkan.
Meski menghadapi kendala, Polsek Sebatik Barat tetap memberikan semangat kepada kelompok tani agar tidak menyerah dan terus mengembangkan sektor pertanian.
“Kami akan terus melakukan pendampingan dan membangun sinergi bersama kelompok tani agar pertanian di wilayah Sebatik semakin kuat dan mampu mendukung swasembada pangan,” tegas Kapolsek.
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga situasi kamtibmas, tetapi juga ikut mengambil peran dalam mendukung pembangunan dan kemandirian pangan nasional.
(*)
Penulis: Fatimah Majid