Tidak Ada Aksi Mahasiswa di Riau, DPRD Siap Buka Ruang Diskusi Terkait Aspirasi Masyarakat
Muhammad Ridho June 16, 2026 07:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Di tengah gelombang aksi mahasiswa yang terjadi di berbagai provinsi di Indonesia sebagai bentuk protes terhadap kondisi ekonomi dan sejumlah program pemerintah, situasi di Provinsi Riau terpantau relatif kondusif. 

Dalam beberapa hari terakhir tidak terlihat adanya aksi lanjutan yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa di daerah ini.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) sempat menggelar aksi unjuk rasa pada Kamis (11/6/2026).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai tuntutan dan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat.

Sejumlah isu yang menjadi sorotan mahasiswa antara lain kondisi ekonomi yang dirasakan semakin berat oleh sebagian masyarakat. Selain itu, beberapa program pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut menjadi bahan kritik dalam aksi tersebut.

Mahasiswa juga menyoroti berbagai persoalan tata kelola pemerintahan, termasuk adanya temuan kasus korupsi yang menjadi perhatian publik. Mereka meminta pemerintah lebih serius melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara.

Namun setelah aksi yang berlangsung pada pekan lalu tersebut, hingga saat ini belum terlihat adanya mobilisasi massa atau aksi lanjutan dari kalangan mahasiswa di Riau. Berbeda dengan sejumlah daerah lain yang masih diwarnai demonstrasi, aktivitas kampus di Riau berjalan seperti biasa.

Baca juga: Ratusan Mahasiswa UIR Demo di DPRD, Bawa Isu Soal MBG dan Gejolak Ekonomi

Baca juga: Sudaryono, Nusron, Budiman Dialog di UGM dan Dibubarkan Mahasiswa, PDIP: Wajar, Acaranya Propaganda

Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, yang menerima langsung perwakilan mahasiswa saat aksi berlangsung, menyatakan pihaknya terbuka terhadap berbagai masukan dan kritik yang disampaikan mahasiswa. Menurutnya, ruang dialog harus terus dibuka agar setiap persoalan dapat dibahas secara konstruktif.

Edi Basri mengatakan DPRD Riau siap memfasilitasi diskusi dengan mahasiswa untuk menjelaskan berbagai program pemerintah yang menjadi perhatian publik. Ia menilai seluruh persoalan dapat didudukkan bersama melalui komunikasi dan pertukaran pandangan yang terbuka.

"Kami selama ini juga sering menerima mahasiswa untuk berdiskusi. Apa yang menjadi aspirasi mereka tentu akan kami dengarkan. Bahkan kami siap menyampaikan berbagai masukan dan aspirasi tersebut ke pemerintah pusat agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan," ujar Edi Basri.

( Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.