Budiman Sudjatmiko Buka Suara Soal Tuduhan Pengkhianat Reformasi
Desy Selviany June 16, 2026 08:19 PM

WARTAKOTALIVE.COM - Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko buka suara usai dituduh sebagai pengkhianat reformasi oleh para mahasiswa. 

Tuduhan ini dilayangkan mahasiswa dalam berbagai diskusi terbuka di sejumlah universitas salah satunya yang menjadi sorotan di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Senin (15/6/2026). 

Diskusi antara pemerintah dan mahasiswa di UGM pada Senin kemarin menimbulkan kericuhan lantaran mahasiswa meringsek masuk ke atas panggung pembicara yang diisi ole pihak pemerintah salah satunya yakni Budiman Sudjatmiko. 

Di atas panggung tersebut, mahasiswa pun menyebut Budiman sebagai pengkhianat reformasi. 

Namun belum sempat menjawab tuduhan tersebut, situasi mulai tidak terkendali sehingga sejumlah pembicara harus diamankan Kepolisian. 

Budiman pun buka suara terkait tuduhan tersebut. 

Mantan aktivis 1998 itu menolak disebut sebagai pengkhianat reformasi. 

Sebab kata Budiman, sedari dirinya menjadi anggota DPR RI di era pascareformasi hingga kini menjadi seorang Kepala Badan masuk melalui pemerintahan yang digelar secara demokratis. 

Budiman pun mempertanyakan tuduhan pengkhianat reformasi yang dimaksud. 

Sebab Budiman menyebut pemerintahan Prabowo Subianto adalah pemerintahan yang demokratis karena memenangkan Pemilu 2024 secara demokratis. 

Terkecuali kata Budiman dirinya masuk ke pemerintahan yang didapat hasil kudeta maka mantan aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) itu tidak masalah disebut sebagai pengkhianat demokrasi. 

"Saya bukan bergabung pada pemerintahan diktatorial. Saya juga tidak bergabung dengan pemerintahan hasil kudeta tapi hasil pemilu," 

Pemilu dan demokrasi yang dimenangkan Prabowo Subianto itu kata Budiman merupakan hasil reformasi. 

Baca juga: Alasan Mahasiswa UGM Nekat Kepung Para Pejabat di Tengah Diskusi

"Jadi dimana pengkhianatannya?" tanya Budiman dalam program Kompas Tv, Selasa (16/6/2026). 

Mantan Politisi PDIP itu juga tidak merasa berubah sedari menjadi aktivis ataupun pejabat. 

Toh kata Budiman, dirinya tetap tidak melakukan gaya hidup mewah dan tetap memperjuangkan pengentasan kemiskinan.
Budiman pun menyayangkan diskusi di Kampus UGM yang berakhir ricuh. 

Padahal kata Budiman apabila hal itu tidak terjadi, dirinya bisa menjelaskan pertanyaan yang tidak sempat terjawab. 

Diketahui Budiman Sudjatmiko merupakan mantan aktivis 1998.  

Dia juga pernah dijebloskan ke penjara karena dituduh menjadi dalang kerusuhan 27 Juli 1996. 

Pada masa itu, Budiman adalah seorang aktivis sekaligus pendiri Partai Rakyat Demokratik (PRD).  

Budiman dan PRD ketika itu memilih bergabung dengan massa Partai Demokrasi Indonesia (PDI) kubu Megawati Soekarnoputri. 

Usai aksi 27 Juli atau dikenal Kuda Tuli, Budiman ditangkap. 

Budiman akhirnya menjalani persidangan dan divonis 13 tahun penjara pada 1997. 

Namun Budiman hanya menjalani hukuman selama lebih kurang 3,5 tahun setelah diberi amnesti oleh Presiden Abdurrahman Wahid pada Desember 1999. 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.