Harry Maguire Ungkap Panggilan FaceTime Canggung dari Thomas Tuchel yang Hancurkan Mimpinya ke Piala Dunia FIFA 2026
Aurora Nightingale June 16, 2026 07:01 PM

Harry Maguire akhirnya berbicara terbuka tentang momen ketika ia mengetahui bahwa dirinya tidak akan menjadi bagian dari skuad tim nasional Inggris untuk Piala Dunia FIFA 2026. Bek berpengalaman milik Manchester United itu menjadi salah satu nama besar yang dicoret oleh pelatih Inggris, Thomas Tuchel, saat pengumuman resmi skuad berisi 26 pemain. Maguire mengakui keputusan tersebut merupakan kekecewaan besar baginya, terutama setelah merasa menjalani musim yang solid di level klub serta berhasil kembali tampil bersama tim nasional di awal tahun.

Berbicara mengenai pengalaman tersebut, Maguire mengungkapkan bahwa Tuchel secara pribadi menghubungi para pemain melalui panggilan FaceTime untuk menyampaikan kabar itu. Pemain berusia 33 tahun tersebut mengatakan bahwa ia terlebih dahulu menerima pesan singkat yang meminta waktu untuk berbicara sebelum panggilan dilakukan. Walau ia menghargai langkah pelatih yang memilih berbicara langsung, Maguire menggambarkan percakapan itu sebagai momen yang tidak nyaman dan sulit. Ia merasa telah melakukan cukup banyak untuk layak mendapatkan tempat di skuad, sehingga terkejut ketika diberitahu bahwa dirinya tidak akan termasuk dalam rencana Inggris di Piala Dunia.

Harry Maguire mengakui bahwa tidak mudah baginya menerima kenyataan tidak dibawa ke Piala Dunia FIFA 2026.

Maguire mengatakan bahwa Thomas Tuchel memilih untuk menghubungi setiap pemain secara pribadi sebelum pengumuman skuad dilakukan. Menurut sang bek, pelatih Inggris itu ingin berkomunikasi secara langsung melalui panggilan video agar para pemain mendengar keputusan tersebut langsung darinya, bukan melalui media.

Mantan pemain reguler tim nasional Inggris itu mengaku segera menyampaikan rasa kecewanya. Ia percaya bahwa performanya baik bersama klub maupun tim nasional sudah cukup untuk memberinya tempat di skuad. Maguire merasa dapat memberikan kontribusi tidak hanya di lapangan, tetapi juga melalui pengalamannya di ruang ganti.

Dalam pembicaraan tersebut, Tuchel dikabarkan menjelaskan bahwa ia lebih memilih untuk tetap setia pada para bek yang telah berperan penting selama jendela internasional sebelumnya. Pelatih Inggris itu tidak menyoroti kelemahan tertentu dalam permainan Maguire, melainkan menekankan bahwa pilihannya didasarkan pada kontinuitas dan kepercayaan terhadap kelompok pemain yang telah membantu membangun momentum.

Maguire mengatakan bahwa keputusan itu sulit diterima karena ia baru-baru ini kembali ke skuad Inggris dan tampil baik dalam kesempatan yang diberikan. Setelah penampilan tersebut, ia terus menunjukkan performa positif bersama Manchester United dan yakin peluangnya untuk masuk skuad Piala Dunia cukup besar.

Meski mengalami kekecewaan, bek tersebut menegaskan bahwa ia tidak berencana pensiun dari sepak bola internasional. Maguire mengatakan bahwa ia masih merasa mampu memberikan kontribusi bagi tim nasional Inggris di masa mendatang dan tetap termotivasi untuk menambah jumlah 66 caps-nya. Ia menambahkan bahwa bahkan satu penampilan lagi untuk negaranya akan sangat berarti baginya.

Setelah pengumuman skuad, Maguire secara terbuka menyatakan kekecewaannya, mengatakan bahwa ia terkejut dengan keputusan tersebut dan merasa telah pantas mendapatkan kesempatan untuk berperan penting dalam turnamen itu. Istrinya, Fern, serta ibunya, Zoe, juga memberikan dukungan kepadanya dan mempertanyakan alasan di balik pencoretan tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.