Kondisi Terkini Wanita Rancaekek Korban Penyekapan dan Penganiayaan, Sudah Jalani Operasi Kepala
Kemal Setia Permana June 16, 2026 09:11 PM

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wanita asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, YTR (29), yang diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan, kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Setelah sempat ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka di sekujur tubuh, korban kini telah menjalani operasi. Adik korban, Syahrul Ulum (26) mengatakan, kondisinya saat ini perlahan mulai membaik dibandingkan sebelumnya.

"Alhamdulillah sudah menjalani operasi di bagian kepala. Sudah dibersihkan kepalanya. Awalnya banyak nanah di bagian kepala. Sekarang sudah dibersihkan, jadi wajahnya juga sudah agak bersih," ujarnya kepada Tribun Jabar pada Selasa (16/6/2026).

Meski demikian, YTR masih menjalani perawatan dan kemungkinan masih akan menjalani tindakan medis lanjutan. Syahrul mengatakan, kondisi sang kakaknya saat ini sudah bisa diajak berkomunikasi, namun masih sangat terbatas.

"Sudah bisa diajak komunikasi sebenarnya, cuman kurang jelas. Soalnya waktu itu kondis mukanya sudah hancur, kedua matanya infeksi. Bagian atas bibirnya luka. Kakinya juga ada luka bacokan. Kalau untuk mata tidk bisa diselamatin, buta," katanya.

Baca juga: Pemilik Penggilingan Padi di Subang Pergoki Pencuri dan Terjadi Perkelahian, Satu Pelaku Tewas

Dengan adanya kejadian tersebut, Syahrul mengungkapkan bahwa pihak keluarga sudah melaporkan kejadian itu ke Polda Jawa Barat, Jumat (12/6/2026). Dan hingga saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan dan mencari pelaku.

"Kalau dari pihak keluarga pengennya usut tuntas, sampai dapat pelakunya. Takutnya juga ada korban selanjutnya. Hukum seberat-beratnya. Kami cuma pengen kasus ini diusut sampai tuntas," ucapnya.

Ditemukan dalam Kondisi Luka Berat

Saat itu sang kakak baru saja berkenalan dengan seorang pria berinisial TH (30) di sebuah konser musik di kawasan Kota Bandung. Sejak awal pertemuannya itu, korban diketahui menjalin asmara dengan pria tersebut.

"Semenjak saat itu langsung lost contact aja sama Teteh. Sebenernya komunikasi telepon ada, tapi cuman jarang. Itu juga susah. Kalau dihubungin susah. Kadang kalau dihubungin itu, bilangnya kasar. Kayak bukan kakak saya sendiri," ujarnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.