TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK - Seorang driver ojol berinisial DF (26) menjadi korban penganiayaan setelah dituduh sebagai pelaku penjambretan di kawasan Sawangan, Depok, Minggu (14/6/2026).
Korban mengalami luka setelah dipukul menggunakan tangan kosong hingga diserang menggunakan palu oleh pelaku yang hingga kini masih dalam penyelidikan polisi.
Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra mengatakan, peristiwa itu bermula ketika DF sedang mencari orderan di sekitar lokasi kejadian.
Namun, tanpa diduga, korban tiba-tiba diteriaki sebagai pelaku penjambretan oleh seseorang yang tidak dikenalnya.
"Lalu, tiba-tiba dari arah belakang pelapor diteriaki 'woi lu jambret ya' oleh seseorang yang tidak dikenalnya, kemudian korban dipepet dan dipotong jalannya," kata Hendra, Selasa (16/6/2026), dikutip dari Kompas.com.
Korban yang kebingungan kemudian menghentikan sepeda motornya. Namun situasi justru semakin memanas.
Orang yang meneriakinya langsung mendekat, mendorong tubuh korban, lalu memegang kerah bajunya.
Tak berhenti di situ, korban juga dipukul menggunakan tangan kosong hingga mengenai bagian bibir.
"Kemudian terlapor memukul pelapor dengan tangan kosong mengenai bibirnya," ujar Hendra.
Aksi penganiayaan semakin brutal ketika pelaku mengambil sebuah palu dari bengkel motor yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Palu tersebut kemudian digunakan untuk memukul bagian kepala korban.
"Setelah itu terlapor mengambil palu dari bengkel motor dan memukul ke bagian kepala mengenai kuping sebelah kiri korban," jelasnya.
Akibat penganiayaan tersebut, DF mengalami luka dan sempat mendapatkan pertolongan dari warga sekitar.
"Setelah itu saksi-saksi menolong korban dan membawa ke tukang buah sekitar TKP, setelah itu korban pulang ke rumahnya," ungkap Hendra.
Polisi dari Polsek Sawangan telah mendatangi lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi.
Hingga kini, polisi masih mendalami motif serta memburu pelaku penganiayaan tersebut.
"Motif dan terduga pelaku masih dalam penyelidikan," kata Hendra.