TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Pasuruan United memastikan langkah ke babak 16 besar Liga 4 Piala Presiden 2026 setelah meraih kemenangan dramatis atas Persak Kebumen pada laga terakhir Grup X.
Bertanding di Stadion Notohadinegoro, Jember, Selasa (16/6/2026), tim berjuluk Laskar Santri Mbeling itu menang tipis 1-0 melalui gol yang tercipta pada detik-detik akhir pertandingan.
Kemenangan tersebut tak hanya mengantar Pasuruan United lolos ke fase berikutnya, tetapi juga sekaligus mengubur harapan tuan rumah Persid Jember untuk melaju ke babak 16 besar.
Sejak peluit awal dibunyikan, Pasuruan United tampil dominan dan berupaya mengambil kendali permainan.
Baca juga: Stadion Notohadinegoro Jember Dinilai Belum Layak, Pasuruan United Minta Laga Persak Dipindah
Serangan demi serangan dibangun dari kedua sisi lapangan, namun rapatnya pertahanan Persak membuat peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol.
Situasi semakin menguntungkan bagi Pasuruan United ketika Persak harus bermain dengan 10 orang sejak awal babak kedua setelah salah satu pemainnya diganjar kartu merah.
Unggul jumlah pemain membuat Pasuruan United semakin intens menekan.
Namun kondisi lapangan yang kurang ideal membuat aliran bola kerap terhambat dan sejumlah peluang gagal dimaksimalkan.
Saat pertandingan seolah akan berakhir tanpa gol, Pasuruan United akhirnya menemukan celah pada masa injury time.
Memasuki menit ke-93, tendangan pojok yang mengarah ke kotak penalti berhasil disambut sundulan keras Noel.
Baca juga: Tahan Imbang Persid Jember, Peluang Lolos Pasuruan United Tetap Terbuka
Bola meluncur deras ke dalam gawang Persak yang dijaga Nova dan mengubah papan skor menjadi 1-0.
Gol tersebut langsung disambut luapan kegembiraan para pemain dan ofisial Pasuruan United.
Sebab, gol itu bukan hanya memecah kebuntuan, tetapi juga menjadi penentu kelolosan mereka ke babak berikutnya.
Presiden Klub Pasuruan United Bayu Aji Handayanto mengaku bersyukur atas hasil yang diraih anak asuh Bio Paulin dan Kas Hartadi itu.
Menurutnya, perjuangan para pemain sepanjang babak penyisihan layak mendapat apresiasi karena mampu menunjukkan mental bertanding yang kuat hingga menit terakhir.
“Alhamdulillah, kemenangan ini sangat kami syukuri. Anak-anak bermain penuh semangat dan tidak menyerah sampai peluit akhir. Hasil ini menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan yang lebih berat di babak 16 besar,” ujarnya.
Baca juga: Jelang Babak 32 Besar Liga 4, Pasuruan United Tunjuk Kas Hartadi sebagai Direktur Teknik
Meski demikian, Bayu menegaskan masih banyak aspek yang harus dibenahi jika Pasuruan United ingin terus menjaga peluang meraih prestasi dan mewujudkan target naik kasta.
Ia juga menyoroti kondisi Stadion Notohadinegoro yang sebelumnya sempat diusulkan untuk tidak digunakan karena dinilai belum siap menggelar pertandingan fase nasional.
Menurutnya, kualitas lapangan dan sejumlah fasilitas pendukung masih perlu mendapat perhatian agar pertandingan dapat berlangsung lebih baik.
“Kami tetap menghormati keputusan panitia. Namun sejak awal kami mengusulkan perpindahan venue karena mempertimbangkan aspek kelayakan lapangan dan fasilitas. Semoga ke depan penyelenggaraan kompetisi bisa lebih baik lagi,” katanya.
Bayu menambahkan, jika mendapat kesempatan menjadi tuan rumah pada babak 16 besar nanti, Pasuruan United siap memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta kompetisi.
“Kami ingin menjadi tuan rumah yang baik, ramah, dan siap dalam segala aspek. Fokus kami sekarang adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin agar bisa melangkah lebih jauh,” pungkasnya.
Dengan kemenangan tersebut, Pasuruan United menjaga asa untuk terus melaju di Liga 4 Piala Presiden 2026.
Sementara bagi Persid Jember, hasil itu menjadi akhir perjalanan mereka setelah gagal mengamankan tiket ke babak 16 besar.