TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Seorang pengunjung anak berusia 8 tahun terjatuh dari lantai dua area wisata kolam renang Zamzam Pool, Kuningan, pada Minggu (14/6/2026) sore.
Korban yang terlepas dari pengawasan saat rombongan bersiap pulang itu sempat dilarikan ke rumah sakit.
Manajemen objek wisata kolam renang Zamzam Pool yang terletak di Desa Manislor, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan akhirnya buka suara terkait insiden heboh seorang pengunjung anak berusia 8 tahun yang terjatuh dari lantai dua area wisata.
Peristiwa tersebut dipastikan telah ditangani secara cepat dan bertanggung jawab.
Perwakilan manajemen Zamzam Pool, Dede Susanto, menegaskan bahwa anak yang mengalami kecelakaan pada Minggu (14/6/2026) sore tersebut kini kondisinya telah pulih dan bisa kembali beraktivitas secara normal di rumah.
"Sebagai bentuk tanggung jawab, seluruh biaya pengobatan korban ditanggung penuh oleh manajemen," ujar Dede Susanto saat memberikan keterangan kepada awak media di Kuningan, Selasa (16/6/2026).
Dede menjelaskan, insiden itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ketika operasional kolam renang sudah mendekati waktu tutup.
Pada momen tersebut, situasi di lokasi sedang cukup sibuk karena sebagian pengunjung bersiap meninggalkan area wisata, sementara petugas mulai membersihkan kolam.
"Dari keterangan saksi, rombongan mereka sebenarnya sedang bersiap-siap untuk pulang. Namun, tiba-tiba anak tersebut bermain ke lantai dua dan terjatuh tanpa diketahui oleh guru pendamping maupun petugas yang sedang berjaga di lokasi," jelas Dede.
Begitu menerima laporan adanya kecelakaan, petugas internal Zamzam Pool langsung bergerak cepat memberikan pertolongan pertama.
Korban kemudian segera dilarikan ke RSUD Linggajati untuk penanganan medis awal.
Demi memastikan keselamatan korban secara menyeluruh, manajemen langsung merujuk sang anak ke RSUD 45 Kuningan guna menjalani pemeriksaan lanjutan yang lebih mendalam, termasuk tindakan rontgen dan pemeriksaan kepala (CT Scan).
Dede bersyukur karena dari pemeriksaan menyeluruh oleh tim dokter rumah sakit, tidak ditemukan adanya cedera fatal pada tubuh korban.
"Hasil pemeriksaan dokter yang keluar sekitar pukul 22.00 WIB menunjukkan tidak ada luka dalam yang serius. Korban hanya mengalami luka lecet serta memar ringan di bagian tangan," pungkas Dede.
Pihak manajemen juga mengimbau kepada para orang tua dan pemandu rombongan wisata untuk selalu meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di area fasilitas yang bertingkat demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.(*)
Baca juga: Pelajar Ditemukan Tenggelam di Kolam Renang di Cirebon, Nyawanya Tak Tertolong