TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Keributan yang sempat viral di media sosial terjadi di area Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Senin (15/6/2026) malam.
Peristiwa tersebut melibatkan dua warga negara China di area keberangkatan maskapai Cathay Pacific.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang penumpang sempat diseret di area terminal hingga menarik perhatian penumpang lain dan petugas bandara.
Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Wisnu Wardana mengatakan, kejadian tersebut pertama kali dilaporkan oleh petugas Aviation Security (Avsec) sekitar pukul 20.30 WIB.
Untuk mengurai persoalan, polisi kemudian membawa beberapa pihak yang terlibat ke Mako Polsubsektor Terminal 3 guna dimintai keterangan lebih lanjut.
Dalam proses klarifikasi, polisi turut menghadirkan penerjemah bahasa Mandarin untuk membantu komunikasi antara petugas dan para pihak yang berselisih.
"Berdasarkan hasil mediasi dan dialog yang dilakukan, diketahui bahwa keributan dipicu oleh kesalahpahaman terkait permasalahan yang diduga pernah terjadi di negara asal mereka beberapa tahun sebelumnya," ungkap Kapolres.
Hal senada juga disampaikan Kasi Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta Ipda Ade Mona Prihatna.
Ia menyebut, kehadiran penerjemah Mandarin sangat membantu dalam proses mediasi.
"Pada intinya, persoalan sudah clear dan tidak ada laporan polisi yang dibuat," ujar Ade saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa.
Setelah dilakukan mediasi, kedua belah pihak akhirnya sepakat berdamai dan tidak melanjutkan perkara ke ranah hukum.
Dengan demikian, situasi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta kembali kondusif dan aktivitas penerbangan berjalan normal seperti biasa.