JD Vance Klaim Program Nuklir Iran Sudah Hancur Total, Sebut Teheran Tak Punya Sumber Daya Lagi
Mellinia Pranandari Putri Krist June 17, 2026 07:56 AM

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengklaim program nuklir Iran telah hancur total setelah langkah yang diambil Presiden Donald Trump.

Bahkan, Vance menilai Teheran tidak akan memiliki sumber daya yang cukup untuk membangun kembali program nuklirnya apabila mencoba melakukannya di masa mendatang.

“Jika, di sisi lain, mereka mencoba membangun kembali program nuklir itu, mereka tidak akan pernah memiliki sumber daya untuk melakukannya. Ini adalah win-win untuk rakyat Amerika. Kami memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir dengan cara apa pun,” kata Vance.

"Apa yang telah dilakukan presiden benar-benar menghancurkan program nuklir Iran," ujar Vance dalam pidato yang direkam dan dirilis pada Senin (16/6/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Vance saat menjelaskan perkembangan terbaru terkait kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran yang disebut akan memastikan Teheran tidak pernah memiliki senjata nuklir.

Menurut Vance, kesepakatan itu menjamin Iran tidak akan mampu mengembangkan senjata nuklir, sekaligus membuka kembali Selat Hormuz untuk pelayaran internasional.

"Nomor dua, itu memastikan bahwa Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir. Dan kita harus mendukung sejenak dan menghargai bahwa apa yang telah dilakukan presiden benar-benar menghancurkan program nuklir Iran," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.