Jalur Alternatif Hindari Demo Aliansi Mahasiswa UMY Bergerak Rabu 17 Juni 2026 di Titik Nol Jogja
Febriana Nur Insani June 17, 2026 10:04 AM
TRIBUNSTYLE.COM - Pergerakan mahasiswa di berbagai wilayah di Indonesia memang tengah meningkat.
Mereka kompak menyuarakan kritik terhadap berbagai kebijakan di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) lebih dulu melakukan demonstrasi pada Jumat (12/6/2026) di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Ada pula Serikat Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (SEMA UGM) yang menggelar unjuk rasa di pertigaan Gejayan, Yogyakarta pada Sabtu (13/6/2026).
Berikutnya ada mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) melakukan unjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada Senin (15/6/2026).
Kini, giliran mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang bakal turun ke jalan.
Mereka akan berdemonstrasi di titik nol kilometer Yogyakarta pada Rabu (17/6/2026).
Arus lalu lintas di sekitar titik nol kilometer Yogyakarta pun kemungkinan akan terdampak.
Lantas, apa saja jalur alternatif yang bisa ditempuh bagi pengendara untuk menghindari kemungkinan kemacetan?
Jalur Alternatif
Titik Nol Kilometer Yogyakarta adalah pertemuan empat arus jalan besar. Di antaranya Jalan KH. Ahmad Dahlan (dari barat), Jalan Panembahan Senopati (dari timur), Jalan Malioboro (dari utara), dan Jalan Pangurakan/arah Alun-Alun Utara (dari selatan).
Apabila terjadi demonstrasi, atau bahkan penutupan jalan di titik tersebut, sejumlah area akan terkena dampaknya.
Mulai dari Simpang Gondomanan (timur), Simpang Ngabean (barat), dan Malioboro.
Baca juga: Awas Macet! Ada Demo Aliansi UMY Bergerak di Jogja Pada Rabu 17Juni 2026, Cek Lokasi dan Waktunya
Aliansi UMY bergerak gelar demo 17 Juni 2026 (Instagram @umy_bergerak)
1. Dari Arah Barat (Jalan Raya Godean / Wates) menuju ke Timur (Kota Baru / Jalan Solo)
Rute Alternatif 1 (Sisi Utara): Dari Simpang Pingit, belok kiri (ke utara) melalui Jl. Magelang > Simpang Jetis belok kanan ke Jl. C. Simanjuntak atau Jl. Jend. Sudirman (Tugu) > lurus ke arah Gramedia/Kota Baru > Jl. Laksda Adisucipto.
Rute Alternatif 2 (Sisi Selatan): Dari arah jembatan Sayidan atau Simpang Ngabean, belok kanan (ke selatan) melalui Jl. Wahid Hasyim > Simpang Pojok Beteng Kulon > lurus ke timur melewati Jl. MT. Haryono > Pojok Beteng Wetan > Jl. Kolonel Sugiyono > Simpang Tungkak belok kiri ke utara (arah Jl. Glagahsari/Janti).
2. Dari Arah Timur (Jalan Solo / Janti) menuju ke Barat (Sleman / Bantul)
Rute Alternatif 1 (Sisi Utara): Dari Jl. Solo, arahkan kendaraan ke Simpang Galeria > belok kanan lewat Jl. Prof. Herman Yohanes (Sagan) atau terus ke barat lewat Jl. Jend. Sudirman > Simpang Tugu > Jl. Diponegoro > Simpang Pingit > Jl. Kyai Mojo (Godean).
Rute Alternatif 2 (Sisi Selatan): Dari Simpang Janti, langsung ambil Jalur Ring Road Selatan, atau jika sudah terlanjur di tengah kota (Simpang Gondomanan), belok kiri (ke selatan) melalui Jl. Brigjen Katamso > Pojok Beteng Wetan > belok kanan menyusuri jalur luar benteng (Jl. MT Haryono) menuju Pojok Beteng Kulon > Jl. Bantul atau Jl. KH. Wahid Hasyim.
3. Dari Arah Utara (Sleman / Jalan Monjali) menuju ke Selatan (Bantul / Keraton)
Rute Alternatif: Dari Simpang Tugu, jangan mengambil arah selatan (Malioboro). Ambil arah barat menuju Jl. Diponegoro > Simpang Pingit belok kiri ke selatan lewat Jl. Tentara Pelajar > Jl. KH. Wahid Hasyim (Ngabean) > terus ke selatan menuju Pojok Beteng Kulon. Jika ingin ke area Keraton, masuklah melalui jalur tikus atau sayap barat di kawasan Tamansari/Plengkung Tamansari.
4. Dari Arah Selatan (Parangtritis / Imogiri) menuju ke Utara (Sleman)
Rute Alternatif: Sebelum mencapai Alun-Alun Utara, belok kiri atau kanan di Pojok Beteng Wetan atau Pojok Beteng Kulon. Gunakan Jalan Mataram atau Jalan Sultan Agung di sisi timur jika ingin memutar menuju arah Lempuyangan atau Stadion Kridosono untuk terus ke utara.