Rumah Warga Sidareja Terbakar Akibat Korsleting Listrik
khoirul muzaki June 17, 2026 11:07 AM

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Sebuah rumah milik warga di Dusun Warureja RT 01 RW 04, Desa Margasari, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, dilalap api pada Selasa (16/6/2026) sore hingga menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp100 juta.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB itu menimpa rumah permanen milik Wasito (62), seorang wiraswasta setempat, dan menghanguskan sebagian bangunan beserta sejumlah barang berharga di dalamnya.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Rohman, warga yang saat itu sedang memanjat pohon kelapa di belakang rumah korban dan melihat kepulan asap tebal disertai kobaran api yang telah menyambar bagian atap rumah.

Mengetahui kejadian itu, Rohman segera meminta bantuan warga sekitar melalui Tarsun untuk melakukan upaya pemadaman sambil menghubungi Pos Damkar Sidareja karena api terus membesar dan merembet ke bagian lain bangunan.

Laporan kebakaran diterima petugas Pos Damkar Sidareja pada pukul 16.33 WIB dan tim langsung bergerak menuju lokasi dengan waktu respons sekitar enam menit untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Widodo, mengatakan petugas bersama warga berhasil mengendalikan kobaran api setelah melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian.

“Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi dan melakukan penanganan bersama warga sehingga api dapat segera dikendalikan serta tidak merembet ke rumah-rumah di sekitarnya,” ujar Gatot.

Baca juga: Kabar Duka, Anggota DPRD Blora Supriedi Meninggal di Usia 39 Tahun

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang kemudian memicu api di bagian belakang rumah hingga membesar dalam waktu singkat.

Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah berukuran 6 x 12 meter mengalami kerusakan cukup parah, sementara sejumlah barang seperti kulkas, mesin cuci, lemari, dan berbagai perabot rumah tangga turut terbakar.

“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta,” kata Gatot.

Dalam proses penanganan, petugas menghabiskan sekitar 6.000 liter air untuk memadamkan api dan melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Gatot mengimbau masyarakat untuk lebih rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing agar kejadian serupa dapat dicegah sejak dini.

“Kami mengingatkan warga agar memastikan kondisi instalasi listrik tetap aman dan sesuai standar karena korsleting masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran rumah tinggal,” pungkasnya. (ray)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.