Rakorwilsus PSI 20 Juni Ditunda, Pengurus Fokus Salurkan Bantuan Terdampak Gempa Sulteng
Lisna Ali June 17, 2026 11:08 AM

TRIBUNPALU.COM - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Tengah mengambil langkah cepat pascabencana.

Mereka memilih menunda kegiatan Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakorwilsus) yang sedianya digelar pada 20 Juni mendatang.

Keputusan penundaan ini diambil setelah wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) dilanda Gempa Bumi.

Penundaan Rakorwilsus atas arahan Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, yang kemudian ditindaklanjuti pengurus di Sulawesi Tengah.

"Ketua Harian DPP, Ahmad Ali, minta ditunda. Tidak elok kita berkegiatan, sementara masyarakat dilanda bencana.
Dan semalam sudah kami rapatkan,  membahas penundaan Rakorwilsus sebagai bentuk solidaritas," kata Ketua DPW PSI Sulteng, Agus Lamakarate, saat dihubungi di Palu, Rabu (17/6/2026).

Pihak DPW PSI Sulawesi Tengah hingga saat ini belum bisa memastikan kapan agenda koordinasi tersebut akan dijadwalkan kembali.

Manajemen partai masih akan menunggu hingga seluruh situasi kedaruratan bencana di wilayah Sulawesi Tengah pulih seperti sedia kala.

"Setelah situasi sudah normal pokoknya. Hari dan tanggalnya belum bisa dipastikan," ujar Agus.

Baca juga: Sehari Pascagempa M 6,7, Sebagian Pasien RSUD Anutapura Masih Dirawat di Teras IGD

Baca juga: Wali Kota Palu Minta Pasien RSUD Anutapura Kembali Masuk Ruangan Secara Bertahap

Dalam kesempatan itu, PSI menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah Gempa Bumi yang berdampak pada empat daerah di Sulawesi Tengah.

Keempat wilayah terdampak parah akibat guncangan gempa tektonik tersebut meliputi Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, dan Kabupaten Poso.

"Pengurus PSI turut berdukacita atas musibah bencana gempa bumi yang menimpa saudara-saudara kami di Sulteng. Semoga kita diberi ketabahan," doa Agus.

Saat ini, partai memilih fokus mengantar bantuan pangan ke Kecamatan Palolo dan Nokilalaki di Sigi yang mengalami kerusakan rumah cukup parah.

"Hari ini, PSI Sulteng mengantar bantuan bahan-bahan pangan ke Kabupaten Sigi, khususnya dua kecamatan yakni Palolo dan Nokilalaki. Dua kecamatan ini sangat parah kerusakan rumah warga," kata Agus.

Selain mendistribusikan logistik, relawan di lapangan juga menggelar program trauma healing bagi anak-anak serta melakukan asesmen kebutuhan warga.

"Data-data warga terdampak di empat daerah, sudah beberapa yang masuk ke kami. Kami menuggu lengkap untuk proses distribusi bantuan," pungkasnya.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.