Stok Minyak Goreng Menyusut di Kendari Sulawesi Tenggara, Pembelian Masih Dibatasi 2 Liter per Orang
Sitti Nurmalasari June 17, 2026 01:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Pembelian minyak goreng di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), masih dibatasi maksimal dua liter per orang.

Salah satu lokasi yang menerapkan kebijakan tersebut berada di pusat perbelanjaan Jalan MT Haryono, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia.

Pengumuman pembatasan pembelian dipasang di area rak minyak goreng dengan tulisan, ‘Minyak all varian max 2 liter per customer’.

Salah seorang pelanggan, Ratna, mengatakan kebijakan tersebut mulai diberlakukan sejak persediaan minyak goreng berkurang.

Menurutnya, pembatasan dilakukan agar seluruh pelanggan tetap bisa memperoleh kebutuhan pokok tersebut.

Baca juga: Respons Wakil Dirut Perum Bulog Marga Taufiq Soal Minyak Goreng Minyakita Mulai Langka di Kendari

Ia pun mendukung langkah tersebut, karena dapat mencegah penimbunan dan memastikan distribusi minyak goreng lebih merata.

“Kalau saya setuju, supaya yang lain juga bisa dapat. Apalagi minyak goreng merupakan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya kepada TribunnewsSultra.com, Rabu (17/6/2026).

Ratna menyampaikan dalam beberapa pekan terakhir, kondisi pasokan minyak goreng di sejumlah toko di Kendari mengalami perubahan dibandingkan biasanya. 

Hal itu terlihat dari berkurangnya pilihan merek minyak goreng yang tersedia di rak penjualan.

Sejumlah merek yang selama ini cukup dikenal masyarakat seperti Bimoli sudah tidak mudah lagi ditemukan. 

Baca juga: Warga Antre Minyak Goreng Minyakita di Kantor Balai Kota Kendari, Pemkot Sediakan 800 Liter

Padahal, merek minyak goreng tersebut sebelumnya hampir selalu tersedia saat dirinya berbelanja.

“Sekarang banyak merek yang sudah tidak ada. Biasanya saya sering lihat Bimoli, tapi sekarang tidak ada. Yang tersedia justru merek-merek lain yang belum terlalu familiar,” tuturnya.

Sementara itu, di salah satu swalayan di Jalan Bunggasi, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, tidak ada pembatasan pembelian minyak goreng.

Meski demikian, berdasarkan pantauan TribunnewsSultra.com, ketersediaan minyak goreng di kedua lokasi tersebut tampak lebih sedikit dibandingkan kondisi normal.

Rak yang biasanya dipenuhi berbagai merek minyak goreng kini terlihat tidak terisi penuh.

Baca juga: Cara Penjual Gorengan di Kendari Tetap Untung saat Harga Minyak Goreng Naik, Ukuran Diperkecil

Sejumlah merek yang umum digunakan masyarakat, seperti Bimoli dan Sedaap, juga tidak terlihat di etalase.

Sebagai gantinya, produk yang tersedia didominasi merek Grandco, Elfira, hingga Vipco.

Selengkapnya daftar harga minyak goreng di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara per 17 Juni 2026:

- Grandco 2 liter: Rp47.900

- Sunco 2 liter: Rp46.900

- Tropical 1,5 liter: Rp42.650

- Vipco 2 liter: Rp56.990

- Elfira 2 liter: Rp46.500

- Elfira 1 liter: Rp23.300

- Elfira 5 liter: Rp120.000

- Sabrina 450 ml: Rp10.600

- Rizky 400 ml: Rp11.000

- Fitri 400 ml: Rp11.900

- Rizky 800 ml: Rp20.500. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.