Bocor Isi Kesepakatan Rahasia AS dan Iran, Ada 12 Poin Penting Termasuk Soal Nuklir dan Selat Hormuz
khairunnisa June 17, 2026 02:03 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Terbongkar rincian nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) rahasia antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Dalam laporan Channel 12 Israel pada Selasa (16/6/2026) menyebutkan, dokumen itu memuat sejumlah poin penting. 

Mulai dari perluasan gencatan senjata ke Lebanon, pengelolaan Selat Hormuz oleh Iran, pelonggaran sementara sanksi minyak, hingga peta jalan menuju perjanjian damai yang lebih luas. 

Rincian tersebut pertama kali diungkapkan oleh reporter Axios, Barak Ravid, yang juga bekerja untuk saluran televisi Israel tersebut. 

Sebelumnya, dokumen itu disebut sebagai kesepakatan 14 poin, tetapi laporan terbaru menyebutkan terdapat 12 poin utama dalam kerangka perjanjian tersebut. 

Kesepakatan jadi dasar negosiasi AS-Iran Kerangka perjanjian itu disebut akan menjadi dasar bagi negosiasi yang lebih luas antara Washington dan Teheran. 

Dokumen tersebut mencakup sejumlah isu sensitif, seperti program nuklir Iran, pencabutan sanksi, keamanan maritim, akses pelayaran di Selat Hormuz, dan penarikan pasukan Amerika dari kawasan. 

Meski demikian, kesepakatan itu belum memberikan janji konkret terkait penghentian program nuklir Iran. 

Iran hanya disebut kembali berkomitmen tidak akan memproduksi atau memperoleh senjata nuklir. 

Selain itu, AS dan Iran akan membahas rincian lebih lanjut mengenai isu nuklir dalam masa negosiasi selama 60 hari. 

Periode negosiasi itu dijadwalkan dimulai setelah upacara penandatanganan dokumen pada Jumat (19/6/2026) di Swiss. 

Gedung Putih belum memverifikasi rincian kesepakatan tersebut. 

Presiden AS Donald Trump menyatakan, detail kesepakatan akan dirilis setelah upacara penandatanganan berlangsung. 

Baca juga: AS dan Iran Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata 60 Hari, Selat Hormuz Bakal Segera Dibuka Kembali

Berikut rincian 12 poin dalam nota kesepahaman AS-Iran sebagaimana dilaporkan Channel 12 Israel: 

  1. Iran, AS, dan sekutu masing-masing akan menghentikan pertempuran di seluruh kawasan, termasuk di Lebanon. 
  2. Iran akan menegaskan kembali komitmennya untuk tidak pernah membangun senjata nuklir. 
  3. AS dan Iran akan membahas nasib persediaan uranium yang telah diperkaya milik Teheran. 
  4. Kedua pihak akan membuka pembicaraan mengenai aktivitas pengayaan uranium Iran pada masa depan serta kebutuhan nuklirnya. 
  5. Iran akan mempertahankan status quo program nuklirnya selama proses negosiasi berlangsung. 
  6. AS akan mencabut blokade angkatan laut, menunda sanksi baru, dan tidak mengirim tambahan pasukan ke kawasan. 
  7. Iran akan menjamin jalur aman dan bebas bea bagi kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz selama 60 hari. 
  8. Washington akan mencairkan sejumlah aset Iran yang dibekukan setelah memorandum tersebut berlaku. 
  9. Kesepakatan akhir yang dicapai setelah 60 hari akan membuat AS menarik pasukannya dalam waktu 30 hari dan mencabut seluruh sanksi terhadap Iran. 
  10. Kesepakatan itu akan membuka jalan bagi dana rekonstruksi sebesar 300 miliar dollar AS untuk Iran. 
  11. AS akan mengizinkan Iran melanjutkan penjualan minyak melalui pengecualian sanksi sementara. 
  12. Iran, Oman, dan negara-negara Teluk akan menegosiasikan pengaturan baru terkait pelayaran dan keamanan maritim di Teluk.

Sumber: Kompas.com 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.