Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Aksi pembegalan terjadi dini hari tadi pukul 03.00 WIB di Jalan Melong Kaler, Cikawao, Kecamatan Lengkong, kota Bandung, Rabu (17/6/2026). Korbannya adalah seorang warga atau pengendara yang pulang larut melintasi jalan sepi. Aksi ini terekam kamera CCTV di sekitar tempat kejadian perkara. Pelakunya ada dua orang sambil membawa senjata tajam.
Ardi warga Garut yang bekerja di Bandung menceritakan sepulang kerja dini hari tadi, dia tiba-tiba dipepet oleh pengendara yang berboncengan.
"Saya kaget dan langsung katakan kenapa, a? Tiba-tiba salah satu pelaku itu mengacungkan senjata tajam jenis golok dan saya sadar jika mereka begal," katanya.
Kata Ardi, pengemudi ojek online sempat ada yang hendak membantu ketika Ardi berteriak meminta tolong. Namun, ketika pengendara ojol melihat pelaku membawa senjata tajam, dia pun merasa takut sambil meninggalkan motor dengan kunci yang masih menggantung.
"Pelaku begal ini justru mengambil motor pengemudi ojol itu karena kunci masih menggantung beserta ponselnya yang ada di motor. Awalnya, si begal ini tetap mau ambil motor saya, tapi saya tetap pertahankan dengan kunci motor saya ambil," katanya.
Dalam rekaman video, Ardi terlihat beberapa kali disabet oleh pelaku menggunakan senjata tajam bahkan hingga Ardi terlihat terjatuh. Tetapi, dia bersikukuh mempertahankan motornya dan mencabut kuncinya serta lari.
"Informasinya, oleh istri ojol itu dilacak ponselnya dan motornya ada di mana, kemudian terlacak ada di Cibeureum, dan akhirnya oleh Tim Prabu bergerak didatangi ke lokasi pelacakan, ternyata dua pelaku itu sedang bersama dua temannya dan motor ojol itu ada di sana. Empat orang informasinya diamankan tim Prabu dan dibawa ke Polrestabes Bandung," katanya.
Ardi mengatakan, para pelaku ini membawa senjata tajam, seperti celurit, golok, dan pisau cutter yang sepertinya memang sudah mereka persiapkan untuk aksi begal.
"Saya memang merasa diikuti dari Simpang Lima sampai Cikawao. Saya sempat lakukan perlawanan mempertahankan motor saya dengan menjaga kunci, maka saya dipukuli dan disabet pakai golok. Bagian tangan dan pundak beruntung hanya lebam, dan bagian pipi terkena sabetan. Saya juga sudah lapor polisi," ujarnya.(*)