TRIBUNMANADO.CO.ID - Ratusan penggemar tim nasional (Timnas) Argentina tumpah ruah di Pasar Bersehati yang terletak di Kelurahan Calaca, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (17/6/2026).
Mereka memadati lokasi nonton bareng (nobar/noreng) di Food Court Pasar tersebut untuk menyaksikan pertandingan Argentina vs Aljazair.
Pasar Bersehati merupakan salah satu pasar utama di Manado yang bernuansa wisata dengan food court dan pemandangan indah Jembatan Sukarno.
Dari Bandara Samratulangi berjarak 9 kilometer.
Pasar Bersehati hanya selemparan baru dari Pelabuhan Manado serta masih di kawasan Pasar 45.
Amatan Tribunmanado.co.id, semua bangku terisi.
Banyak fans yang harus puas nonton sambil berdiri.
Tak sedikit pula yang duduk di lantai.
Beberapa fans datang dengan memakai jersey Argentina putih dan biru.
Ada pula yang membawa bendera negara di kawasan Amerika Selatan tersebut.
Suasana benar-benar heboh.
Vibes Piala Dunia sangat terasa.
Sebelum pertandingan dimulai, diputar lagu dukungan untuk timnas Argentina, di mana beberapa fans berjoged gembira menanti aksi tim kesayangannya.
Sesak ditambah cuaca panas membuat tempat itu gerah.
Kipas angin yang disiagakan di sejumlah lokasi tak kuasa memadamkan kegerahan itu.
Tapi penonton sama sekali tak peduli.
Perhatian teralih sepenuhnya pada aksi para bintang lapangan hijau di layar kaca.
Saat pertandingan, suasana begitu meriah saat timnas Argentina menyerang.
Sebaliknya hening saat Aljazair gantian melakukan serangan.
Pendukung Argentina yang hadir langsung di stadion membunyikan tambur untuk mendukung perjuangan Lionel Messi Cs.
Tak mau kalah, seorang penjual wanita memukul mukul panci dengan kayu, membuat suasana nobar jadi semarak.
Teruskan pecah saat Messi mencetak gol pertama.
Gol kedua Messi disambut dengan teriakan lebih kencang lagi.
Dan tepuk tangan membahana saat Messi ditarik keluar untuk mencetak hattrick pertamanya di Piala Dunia.
Setelah Messi keluar, suasana jadi agak hening.
Dan kemeriahan kembali tercipta saat wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.
Beberapa pendukung melakukan konvoi dengan membawa bendera Argentina.
Malik salah satu penjual mainan anak mengaku sengaja libur jualan setengah hari hanya demi menyaksikan pertandingan timnas Argentina.
"Idola saya Messi," katanya.
Dia sangat senang karena Argentina menang dan Messi tampil luar biasa.
Sementara Halim datang sekeluarga.
Semuanya pakai kaos Argentina.
"Anak saya yang paling kecil adalah yang paling ngotot," katanya.
Halim nonton sambil menyantap pisang goreng serta kopi.
Selain di Pasar Bersehati, kehebohan karena Argentina menang juga terjadi di Kampung Argentina dan Jalan Roda.
Rumah Kopi Rustam
Nuansa Argentina nampak di rumah kopi Rustam di Pasar Bersehati, Manado, Sulut, jelang Piala Dunia 2026.
Amatan Tribun Manado pada Rabu (10/6/2026) sore, tiga buah bendera Argentina berukuran besar terpasang di bagian atas rumah kopi.
Hiasan belasan bendera kecil negara peserta Piala dunia yang terikat pada tali di tengah rumah kopi seakan hanya pelengkap.
Pusatnya adalah Argentina.
Alpri, salah satu penjaga rumah kopi menuturkan, Rustam sang pemilik rumah kopi adalah fans die hard Argentina.
"Favoritnya Argentina," katanya.
Maka, empat tahun sekali, setiap Piala Dunia, rumah kopi itu salin rupa jadi Argentina.
Catatan Tribunmanado.co.id, empat tahun lalu, rumah kopi tersebut bak rumah mini Argentina.
Asesoris berwarna biru dan putih terpasang di sejumlah bagiannya.
Para pelayannya mengenakan jersey timnas Argentina. Wow.
Ngopi disana serasa di Buenos Aires.
Tempat itu pun sering jadi lokasi noreng.
Seperti saat Euro dan Copa America dua tahun lalu.
Pun saat ini.
"Ini akan jadi tempat noreng," kata dia.
Ungkap dia, noreng akan berlangsung di bagian rumah kopi yang berada dalam Pasar.
Amatan Tribunmanado.co.id, lokasi tersebut sudah siap menggelar noreng.
Sebuah televisi berukuran besar terpasang menghadap ke arah Selatan.
Suasana semarak dengan hiasan bendera negara peserta Piala Dunia 2026.
(TribunManado.co.id/Art)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK