SURYAMALANG.COM, KABUPATEN BLITAR - Santriwati dari Kediri, MH (9), ditemukan meninggal dunia, setelah hanyut terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 14.51 WIB.
MH ditemukan di sekitar Air Terjun Umbul Waru, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar atau berjarak lebih kurang 2 kilometer dari titik awal hanyut.
Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni mengatakan, korban ditemukan pada hari ke-6 pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, dan relawan.
Jasad korban ditemukan di atas batu karang jarak sekitar 100 meter dari Air Terjun Umbul Waru.
"Tim gabungan melakukan penyisiran darat di sisi barat dan timur kawasan Air Terjun Umbul Waru."
"Tim menemukan jasad korban di atas batu karang dekat air terjun," kata Muheni kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (17/6/2026).
Baca juga: Hadirkan Patung Bung Karno, Megawati Akan Resmikan Wajah Baru Istana Gebang Blitar pada 15 Juni
Tim gabungan mengevakuasi jasad korban ke atas tebing. Selanjutnya, jasad korban dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar untuk dilakukan visum.
"Setelah itu, jenazah korban dibawa ke rumah duka di Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri," ujarnya.
Sebelumnya, tiga santri dari Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri terseret ombak saat sedang mengikuti outing class, di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, Kamis (11/6/2026).
Tiga santri yang terseret ombak, dua perempuan, yaitu, MH (9) dan A (9) serta satu laki-laki, yakni AZ (11).
Dua santri, AZ dan A berhasil diselamatkan, sedang satu santri lagi, MH hanyut terbawa ombak.
Baca juga: Balita Terkunci 2 Jam dalam Kamar Kos di Tuban, Aksi Heroik Damkar Berhasil Menyelamatkannya
Baca juga: BREAKING NEWS: Ratusan Mahasiswa Kembali Demo di Depan Gedung DPRD Kota Malang