Contoh Modul Ajar Matematika Kelas 1 SD Semester 1 Kurikulum Merdeka Terbaru 2026/2027
Siti Umnah June 19, 2026 03:47 PM

SRIPOKU.COM - Memasuki Tahun Ajaran Baru 2026/2027, para guru sekolah dasar (SD) kembali bersiap menyusun perangkat ajar terbaik.

Berdasarkan regulasi Kurikulum Merdeka terbaru, perencanaan pembelajaran kini dikemas dalam bentuk Modul Ajar sebagai pengganti RPP konvensional.

Bagi guru kelas 1 SD, mata pelajaran Matematika di Semester 1 menjadi fondasi yang sangat krusial. Pada fase ini (Fase A), anak-anak transisi dari TK ke SD akan diajak mengenal konsep angka, berhitung dasar, dan memahami pola geometri sederhana dengan metode yang konkret dan menyenangkan.

Baca juga: Contoh Jadwal Kegiatan MPLS SD Tahun Ajaran 2026/2027 Format 3 Hari Efektif, Ramah Anak dan Edukatif

Untuk membantu Bapak dan Ibu guru menghemat waktu dalam menyiapkan administrasi kelas, berikut adalah ulasan materi esensial serta contoh draf komponen Modul Ajar Matematika Kelas 1 SD Semester 1 Kurikulum Merdeka.

Pemetaan Materi Matematika Kelas 1 SD Semester 1

Secara umum, materi Matematika kelas 1 pada paruh pertama tahun ajaran terbagi menjadi beberapa bab utama:

  • Bab 1: Mengenal Bilangan secara Konkret (Angka 1 sampai 10)
  • Bab 2: Mengurai dan Menyusun Bilangan
  • Bab 3: Konsep Penjumlahan Dasar (Hasil Maksimal 10)
  • Bab 4: Konsep Pengurangan Dasar (Angka di Bawah 10)
  • Bab 5: Mengenal Bentuk Geometri Ruang dan Datar Sederhana

Contoh Komponen Inti Modul Ajar Matematika Kelas 1

Berikut adalah cuplikan rancangan Modul Ajar Bab 1 yang bisa dijadikan acuan:

A. Informasi Umum

Nama Penyusun: [Nama Guru]

Instansi: [Nama Sekolah]

Tahun Penyusunan: 2026

Jenjang/Kelas: SD / 1 (Satu)

Alokasi Waktu: 2 x 35 Menit (1 Pertemuan)

B. Kompetensi Awal & Profil Pelajar Pancasila

  • Kompetensi Awal: Siswa secara visual mampu membedakan jumlah benda sedikit dan banyak.
  • Profil Pelajar Pancasila: Mandiri, Bernalar Kritis, dan Gotong Royong (melalui kerja kelompok).
  • Sarana & Prasarana: Kartu angka, benda konkret (kelereng/sedotan), laptop, dan proyektor.

C. Komponen Inti

Tujuan Pembelajaran (TP):

Melalui penggunaan media benda konkret, peserta didik dapat membilang dan menunjukkan lambang bilangan 1 sampai dengan 10 secara urut dan tepat.

  • Pertanyaan Pemantik:
  1. "Coba hitung, ada berapa jumlah matamu?"
  2. "Ada berapa buah pensil yang kamu pegang sekarang?"
  • Langkah Kegiatan Pembelajaran (Metode Contextual Teaching):

Kegiatan Awal (10 Menit): Guru menyapa siswa, berdoa, melakukan absensi, dan mengajak siswa menyanyikan lagu anak "Satu-Satu Aku Sayang Ibu" untuk memantik konsep angka.

Kegiatan Inti (50 Menit):

  • Guru menunjukkan sekelompok sedotan warna-warni di depan kelas.
  • Siswa secara bergantian maju ke depan untuk menghitung jumlah sedotan secara fisik.
  • Guru mengenalkan simbol angka (lambang bilangan) yang sesuai dengan jumlah benda tersebut.
  • Siswa mengerjakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) menjodohkan gambar benda dengan lambang angka.

Kegiatan Penutup (10 Menit): Guru bersama siswa menyimpulkan materi, melakukan refleksi singkat (apakah pembelajarannya menyenangkan?), dan berdoa bersama sebelum pulang.

  • Asesmen Pembelajaran:
  1. Asesmen Formatif: Observasi sikap saat menghitung benda konkret.
  2. Asesmen Sumatif: Tes tertulis mencocokkan jumlah gambar dengan angka di LKPD.

Tips Mengajar Matematika untuk Kelas 1 SD:

  • Hindari Abstrak: Anak usia 6-7 tahun belum siap menerima konsep matematika abstrak. Gunakan selalu benda nyata (jari tangan, pensil, mainan) sebagai jembatan logika mereka.
  • Gunakan Istilah Sederhana: Gunakan kata yang akrab, misalnya menggunakan istilah "digabung" sebelum mengenalkan kata resmi "dijumlahkan".

Modul Ajar yang efektif untuk kelas 1 SD adalah modul yang mengedepankan aktivitas bermain sambil belajar (learning by playing). Semoga perangkat ajar ini dapat membantu menyukseskan kegiatan belajar mengajar Anda di tahun ajaran baru!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.