BMKG Warning Rob Juni 2026, Pelindo Kalimas Surabaya Jamin Operasional Aman
Cak Sur June 17, 2026 02:32 PM

SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Cabang Kalimas memperketat langkah antisipasi banjir rob menyusul peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas II Tanjung Perak untuk periode 12-18 Juni 2026.

Langkah taktis ini diambil guna memastikan seluruh aktivitas logistik dan operasional pelabuhan tetap berjalan lancar dan aman.

Kawasan Pelabuhan Kalimas sempat mengalami genangan akibat fenomena banjir rob pada Senin (15/6/2026). Namun, komitmen cepat dari pihak pelabuhan membuat genangan tersebut dapat langsung teratasi dengan baik.

Komitmen Pelindo Kalimas Jaga Kelancaran Logistik

General Manager (GM) Pelabuhan Kalimas, GSN, dan Terminal Penumpang, Ana Andiliya, menegaskan kesiapsiagaan terus dilakukan guna menjaga kelancaran operasional pelabuhan dan memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa.

"Namun demikian, kondisi tersebut dapat segera tertangani dan air kembali surut dalam waktu kurang dari dua jam sehingga tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap aktivitas kepelabuhanan," ujar Ana Andiliya pada Rabu (17/6/2026).

Dia menambahkan bahwa koordinasi intensif terus berjalan guna menghadapi potensi pasang naik ini.

"Pelindo terus memantau perkembangan kondisi pasang surut air laut dan berkoordinasi dengan BMKG serta instansi terkait," sambungnya.

Tiga Langkah Mitigasi Hadapi Pasang Air Laut

Sebagai langkah mitigasi taktis, Pelindo Kalimas secara rutin mempersiapkan langkah antisipatif guna mempercepat penanganan apabila air pasang mulai memasuki wilayah pelabuhan. Berikut adalah langkah penanganannya:

  • Normalisasi Saluran Air: Pelindo secara rutin melakukan normalisasi saluran pembuangan air guna memastikan aliran air berjalan optimal menuju laut.
  • Penyiagaan Pompa Air: Sejumlah pompa air telah disiagakan untuk mempercepat proses pengaliran air kembali ke laut apabila terjadi genangan akibat pasang air laut.
  • Penyebaran Personel Lapangan: Menyiagakan personel dan tim operasional di sejumlah titik strategis untuk melakukan pemantauan serta penanganan cepat apabila fenomena rob kembali terjadi selama periode yang diprediksi oleh BMKG.

"Alhamdulillah, genangan yang sempat terjadi pada 15 Juni dapat surut dalam waktu kurang dari dua jam dan tidak mengganggu aktivitas operasional pelabuhan. Kami memastikan seluruh layanan di Pelabuhan Kalimas tetap berjalan normal dan aman bagi pengguna jasa," kata Ana.

Dampak Banjir Rob Terhadap Aktivitas Pelabuhan

Banjir rob yang terjadi merupakan fenomena alam yang disebabkan oleh pasang air laut, sehingga permukaan air laut mengalami kenaikan beberapa sentimeter dan menggenangi sejumlah area pesisir, termasuk sebagian kawasan pelabuhan.

Meski sempat memicu genangan sementara, seluruh aktivitas operasional di Pelabuhan Kalimas tetap berjalan dengan normal tanpa kendala.

Kegiatan bongkar muat, pelayanan kapal, serta aktivitas penunjang pengguna jasa pelabuhan dipastikan tidak mengalami gangguan sedikit pun.

Pelindo juga mengimbau, seluruh pengguna jasa dan masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan untuk tetap waspada terhadap potensi banjir rob selama periode yang telah diprediksi BMKG, serta senantiasa mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.