Hanya Beberapa Jam Pasca Damai Dengan AS, Iran Kibarkan Bendera Hitam Raksasa Ternyata Ini Maknanya
Arifah Nur Shufiyatin June 17, 2026 03:42 PM

– Pemerintah Iran mengibarkan bendera hitam raksasa di kota Teheran pada Senin (15/6/2026) waktu setempat.

Pengibaran bendera berukuran masif tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Muharram, di mana umat Muslim Syiah memperingati wafatnya Imam Hussein yang merupakan cucu Nabi Muhammad dalam Pertempuran Karbala pada tahun 680 Masehi silam.

Secara tradisional, pengibaran bendera hitam ini menandai dimulainya masa berkabung bagi masyarakat setempat. Pihak berwenang mengungkapkan bahwa ukuran bendera tersebut mencapai 1.024 meter persegi, atau setara dengan luas sebuah lapangan sepak bola.

CEO Zona Kebudayaan dan Pariwisata Abbas Abad, Mohammad Hossein Hejazi, pada Selasa (16/6/2026) menjelaskan bahwa upacara pengibaran bendera Abu Abdallah Al-Hussein ini telah memasuki tahun kesepuluh penyelenggaraan.

Berdasarkan rekaman yang dirilis Viory, tampak sejumlah warga berkumpul menabuh alat musik di sekitar tiang bendera serta berbaris dengan rapi untuk mengenang sekaligus mendoakan Imam Hussein.

Menariknya, momentum pengibaran bendera berkabung ini terjadi hanya berselang beberapa jam setelah Iran dan Amerika Serikat (AS) secara resmi mengumumkan kesepakatan awal untuk menghentikan perang.

Dalam kesepakatan tersebut, AS berjanji akan mencabut blokade angkatan laut, sementara Iran setuju membuka kembali Selat Hormuz bagi seluruh kapal, di mana prosesi penandatanganan damai dijadwalkan oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif akan diadakan di Jenewa pada Jumat (19/6/2026) mendatang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.