TRIBUN-SUlBAR.COM, POLMAN- Sebanyak 30 orang pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) masuk tiga besar seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (17/6/2026).
Mereka bersaing untuk menduduki jabatan kepala dinas di 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Polman.
Panitia Seleksi (Pansel), JPT Pratama Pemkab Polman resmi menyerahkan hasil tiga besar pejabat yang lolos.
Baca juga: Bakar Ban di Depan DPRD Mamuju, Mahasiswa Bawa 12 Isu Nasional dan 3 Tuntutan Lokal
Baca juga: Kisah Nabawiyah, Jamaah Haji Tertua Asal Pasangkayu Pulang Sehat di Usia 86 Tahun
Hasil tiga besar yang keluar, sebanyak 30 nama pejabat akan dipilih untuk mengisi 10 OPD.
Mereka telah mengikuti assessment selama dua hari mulai Senin 18 Mei hingga Selasa 19 Mei.
Kemudian dilanjutkan dengan penulisan makalah pada 20 Mei 2026, serta uji gagasan tertulis, presentasi, dan wawancara pada 21–23 Mei 2026.
Ketua Tim seleksi, Muhammad Idris DP menyampaikan bahwa pihaknya telah merampungkan seluruh tahapan akhir.
“Sebanyak tiga kandidat terbaik untuk masing-masing jabatan yang dilelang, ada 10 jabatan, jadi total ada 30 orang pejabat,” kata Muhammad Idris kepada wartawan.
Dia menyampaikan tim seleksi telah merampungkan bagian paling akhir, yaitu rekomendasi keputusan pansel untuk menentukan tiga kandidat terbaik pada setiap jabatan.
Disebutkan penentuan tiga besar ini tidak dilakukan sembarangan, melainkan melalui kalkulasi nilai yang ketat dan menyeluruh.
Penetapan tersebut didasarkan pada hasil assessment center di LAN, penulisan makalah, wawancara, hingga rekam jejak peserta yang menjadi bagian dari akumulasi penilaian.
“Selanjutnya kami serahkan kepada pimpinan kepegawaian untuk mengambil keputusan sesuai kewenangannya," lanjut mantan Sekprov Sulbar ini.
Sementara itu, Bupati Polman, Samsul Mahmud memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran timsel.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses seleksi berjalan dengan sangat bersih, profesional, dan akuntabel.
"Tahapan sudah selesai dengan pelaksanaan yang sangat profesional, objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan undang-undang," ujar Samsul Mahmud.
Dengan diterimanya 30 nama yang masuk tiga besar masing masing jabatan tersebut, kini keputusan siapa yang akan dipilih menempati posisi 10 jabatan eselon II berada di tangan Bupati Polman selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
Bupati Samsul Mahmud akan memilih satu dari tiga nama di setiap formasi jabatan.
Mengenai proses selanjutnya, Samsul Mahmud menegaskan tetap akan mengacu pada koridor hukum yang berlaku.
Namun, Ia juga mengisyaratkan akan melakukan penilaian mendalam secara personal untuk melihat kesiapan mental dan visi para calon.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli