Tiga Mahasiswi FK USK Raih Medali Emas di Ajang Inovasi Internasional Shanghai 2026
Muliadi Gani June 17, 2026 03:54 PM

 

PROHABA.CO, BANDA ACEH – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) di kancah internasional.

Tim mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) USK berhasil meraih medali emas (gold medal) pada ajang The 9th China (Shanghai) International Exhibition of Inventions 2026 yang berlangsung di Shanghai, China.

Penghargaan bergengsi tersebut diraih melalui inovasi produk kesehatan bernama Ulvera Hydrogel, sebuah sediaan hidrogel yang memanfaatkan kombinasi ekstrak selada laut dan lidah buaya untuk membantu perawatan masalah kulit eksim kering.

Tim peraih medali emas terdiri atas tiga mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter FK USK, yakni Zahratul Dwi Safrina, Debby Tri Handayani, dan Nadira Yasvina.

Ketiganya mendapat bimbingan dari dosen FK USK, Dr Suryawati Apt, SSi, MSc.

Kompetisi internasional tersebut digelar di Shanghai World Expo Exhibition and Convention Center (SWEEC) pada 11–13 Juni 2026.

Ajang ini diikuti peserta dari 13 negara dengan lebih dari 1.000 karya inovasi yang bersaing untuk meraih penghargaan di berbagai kategori.

Dalam kompetisi tersebut, produk inovasi yang dipamerkan dibagi ke dalam 22 kategori.

Salah satunya kategori ‘personal care product’.

Tim USK membawakan produk inovasi Ulvera Hydrogel, yaitu sediaan hidrogel dari kombinasi ekstrak selada laut dan lidah buaya untuk perawatan masalah kulit eksim kering.

Baca juga: Dua Mahasiswa Fakultas Pertanian USK Borong 5 Gelar Juara Nasional di Bidang Seni dan Kreativitas

Produk Inovasi

Produk inovasi ini berkompetisi pada kategori ‘personal care product’ dan berhasil meraih medali emas dari World Invention Intellectual Property Association (WIIPA) sebagai pihak penyelenggara.

Kompetisi ini juga menjadi wadah yang dilaksanakan untuk memamerkan penemuan dan inovasi potensial dan menarik dari para penemu/inovator internasional.

Tahun ini merupakan tahun ke-9 kompetisi ini diselenggarakan.

Acara ini dilaksanakan untuk menciptakan kolaborasi antara inventor/organisasi Cina dan internasional dalam bidang inovasi produk yang terus berkembang dari tahun ke tahun.

Menurut Zahratul Dwi Safrina selaku ketua tim inovasi dari USK pada pertemuan Shanghai, rangkaian kompetisi ini dimulai dengan proses seleksi abstrak mengenai produk inovasi.

Kemudian, dilanjutkan dengan penentuan finalis yang akan ditetapkan sebagai peserta penyelenggara pameran atau exhibitor.

Selanjutnya, tim finalis peserta pameran yang hadir dari berbagai negara wajib menyiapkan ‘booth’ atau stan ekspo dan juga melakukan presentasi langsung di depan dewan juri untuk dinilai.

Baca juga: Mahasiswa USK Raih Silver Medal di Edutalk Fair Competition 2026 Berkat Inovasi SOCARE

13 Negara

Tahun ini, peserta yang berpartisipasi pada kompetisi ini mencakup inventor dari 13 negara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Arab Saudi, Iran, Hong Kong, China, Rusia, Polandia, Rumania, dan sejumlah negara lainnya. 

Lebih dari 1.000 penemuan dan inovasi dipamerkan dalam ajang tersebut dan ikut berkompetisi pada ‘event’ ini untuk mendapatkan penghargaan.

Pada perlombaan ini banyak tim dari berbagai negara berkumpul dan berkompetisi untuk memamerkan inovasi sesuai dengan kategori dan fokus keilmuan dari masing-masing peserta.

Ajang internasional ini adalah kompetisi penelitian dan pameran produk inovasi tingkat internasional di mana para inventor atau penemu hasil inovasi produk dari seluruh dunia ikut berpartisipasi.

Keberhasilan tim FK USK meraih medali emas mendapat apresiasi tinggi dari Dekan Fakultas Kedokteran USK, Dr dr Syafrizal Rahman SpOT.

Ia menyebut capaian tersebut sebagai prestasi yang membanggakan sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa USK mampu bersaing di tingkat internasional.

“Alhamdulillah, ini prestasi yang membanggakan dan membawa harum nama almamater di tingkat internasional,” kata Syafrizal Rahman di Banda Aceh, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, sebelum berangkat ke Shanghai, tim mahasiswa tersebut telah mempresentasikan produk inovasinya di hadapannya.

Ia menilai inovasi yang dikembangkan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan ke depan.

“Sebelum ke Shanghai, mereka ada mempresentasikan produk inovasinya kepada saya.

Mantap. Insyaallah produk ini akan kita kembangkan,” ujarnya.

Dengan tercapainya prestasi gemilang ini ia harapkan dapat memicu kreativitas dan inovasi dari seluruh mahasiswa FK USK untuk selalu berpartisipasi dan berkontribusi mencapai prestasi dalam berbagai kompetisi internasional.

“Inovasi dan hasil karya mahasiswa USK diharapkan dapat terus berkembang ke depannya sehingga dapat terus membanggakan dan membuat USK semakin dikenal di kancah internasional dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Serambinews.com/Yarmen Dinamika)

Baca juga: Rahel Tri Andriani Mahasiswi Farmasi USK Asal Abdya Raih Penghargaan Internasional di Malaysia

Baca juga: Inovasi Ampas Kopi Robust-Shield Antar Mahasiswa USK Raih Prestasi Nasional

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.