Manchester United sedang menelusuri sejumlah opsi penyerang tengah sebagai bagian dari rencana memperkuat lini depan dan menambah pesaing sekaligus pendukung bagi Benjamin Šeško pada musim depan. Penyerang asal Slovenia itu bergabung dengan United dari RB Leipzig musim panas lalu dalam kesepakatan besar senilai €76,5 juta ditambah bonus sebesar €8,5 juta.
Meski demikian, pihak United tampaknya merasa masih membutuhkan satu penyerang berpengalaman lainnya untuk menyempurnakan proses perombakan skuad mereka.
Victor Osimhen dianggap sebagai target impian, menurut sumber yang dekat dengan industri agen pemain seperti dilaporkan oleh CaughtOffside.
Namun, masalah utamanya cukup jelas: penyerang asal Nigeria itu akan memerlukan biaya transfer yang sangat besar, menjadikannya opsi paling menarik sekaligus paling sulit diwujudkan.
Karena itu, United juga mulai mempertimbangkan alternatif lain yang lebih realistis.
Jean-Philippe Mateta menjadi salah satu kandidat karena memiliki pengalaman di Liga Premier, kekuatan fisik, dan konsistensi permainan.
Meskipun tidak memiliki popularitas sebesar Osimhen, Mateta dinilai sebagai rekrutan yang praktis dan sudah memahami karakter sepak bola Inggris.
Dusan Vlahovic juga menjadi nama menarik lainnya karena masa depannya di Juventus masih belum pasti.
Penyerang asal Serbia itu memiliki postur, kemampuan penyelesaian akhir, dan pengalaman yang dapat memberikan ancaman berbeda bagi lini depan United.
Selain itu, penyerang muda Eli Junior Kroupi juga masuk dalam radar klub sebagai investasi jangka panjang.
Meski belum menjadi pemain yang sepenuhnya matang, Kroupi dianggap memiliki potensi besar sesuai dengan arah kebijakan United yang kini berfokus pada perekrutan talenta muda dengan prospek tinggi.
Nama Robert Lewandowski menjadi kejutan di antara daftar tersebut.
Legenda sepak bola Polandia itu dilaporkan oleh talkSPORT sebagai opsi jangka pendek, terutama berkat pengalaman dan kepemimpinan yang bisa membantu perkembangan Šeško.
Pencarian penyerang baru United terlihat bukan sebagai langkah panik, melainkan keputusan strategis untuk menyeimbangkan komposisi skuad.
Mereka tidak hanya membutuhkan pencetak gol tambahan, tetapi juga sosok dengan profil yang tepat — seseorang yang dapat memotivasi Šeško, menambah kedalaman skuad, dan meningkatkan ketajaman lini serang.
Dengan Šeško yang kemungkinan besar akan menjadi pilihan utama di lini depan, Setan Merah memerlukan pemain yang tidak keberatan berperan sebagai opsi pelapis ketika dibutuhkan.